Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Mei 2025 | 04.35 WIB

Menurut Psikologi, Orang yang Butuh Banyak Alarm untuk Bangun Pagi Biasanya Mempunyai 6 Kebiasaan Tidur ini

Ilustrasi enam kebiasaan sebelum tidur yang cenderung dimiliki oleh kebanyakan dari kita yang membutuhkan banyak alarm untuk bengun tidur. (Freepik/jcomp) - Image

Ilustrasi enam kebiasaan sebelum tidur yang cenderung dimiliki oleh kebanyakan dari kita yang membutuhkan banyak alarm untuk bengun tidur. (Freepik/jcomp)

JawaPos.com - Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengapa seseorang tidak bisa langsung bangun ketika alarm terus berbunyi. Kita semua memiliki ritual unik sebelum tidur, tapi ternyata mereka yang membutuhkan beberapa alarm untuk bangun pagi biasanya mengikuti kebiasaan yang sama.

Mengetahui kebiasaan-kebiasaan ini dapat menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas tidur dan rutinitas pagi yang lebih tenang. Ini juga akan membantu kita untuk memperlancar proses bangun tidur.

Dilansir dari Geediting, menurut psikologi, terdapat enam kebiasaan sebelum tidur yang cenderung dimiliki oleh kebanyakan dari kita yang membutuhkan banyak alarm untuk bengun tidur 

1. Orang yang suka begadang

Banyak dari kita yang suka bangun di malam hari adalah orang yang suka begadang. Menurut penelitian, jam internal tubuh kita, atau ritme sirkadian, diatur untuk tetap terjaga hingga larut malam dan bangun lebih siang di pagi hari.

Psikolog terkenal Carl Jung pernah berkata, "Bandul pikiran bergerak antara akal sehat dan omong kosong, bukan antara benar dan salah". Ini dapat diartikan bahwa ritme tubuh kita belum tentu benar atau salah, hanya berbeda.

Menjadi orang yang suka begadang bukanlah masalah kecuali jika hal itu berbenturan dengan gaya hidup atau jadwal kerja Anda. Jika Anda terpaksa bangun pagi meskipun secara alami Anda cenderung suka begadang, tidak heran Anda memerlukan beberapa alarm untuk bangun.

2. Daya tarik media sosial atau layar handphone

Banyak pengguna multialarm memiliki kebiasaan mengekspos diri mereka pada perangkat yang memancarkan cahaya biru seperti ponsel pintar, tablet, dan laptop, tepat sebelum tidur.

Paparan ini menipu otak sehingga berpikir bahwa saat itu masih siang hari, sehingga menunda pelepasan melatonin, yaitu hormon yang bertanggung jawab untuk tidur.

Psikolog terkenal Albert Bandura pernah berkata, "Agar bisa sukses, orang perlu memiliki rasa percaya diri, berjuang bersama dengan ketahanan untuk menghadapi rintangan dan ketidakadilan hidup yang tak terelakkan".

Dengan menerapkan kebijaksanaan ini pada kebiasaan tidur kita, jelaslah bahwa kita perlu mengatasi hambatan ini secara langsung. Itu berarti meletakkan perangkat kita setidaknya satu jam sebelum tidur, sehingga tubuh kita dapat mempersiapkan diri untuk tidur secara alami.

3. Ngemil sebelum tidur

Ini adalah kebiasaan lain sebelum tidur yang dilakukan oleh banyak orang yang suka bangun di waktu malam. Entah karena bosan, stres, atau sekadar karena kebiasaan, makan larut malam dapat mengganggu pola tidur kita.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore