
Ilustrasi orang yang kehilangan arah.(Unsplash.com/enginakyurt)
JawaPos.com - Saat hidup entah akan dibawa ke mana, seakan-akan tersesat dan sulit menemukan kembali diri sendiri. Hal itu terjadi di saat banyaknya ujian yang menerpa, mengalami kekecewaan dari orang tersayang, atau bahkan kehilangan mereka.
Tapi pada dasarnya, kejadian itu membawa kita kembali pada kehidupan yang sebenarnya dan ternyata banyak aspek yang belum disadari betapa indahnya perjuangan hidup, hingga akhirnya kamu bisa menemukan diri kembali.
Saat-saat putus asa atau hilang arah, sering kali kita mendapatkan berbagai macam petuah dari setiap orang dan itu bisa memengaruhi pola pikir kita ke depannya.
Dilansir dari laman The Vessel, inilah 5 petuah tentang ‘menemukan diri kembali’ yang ternyata membuat kita tersesat lebih jauh.
1. Keyakinan bahwa kamu harus mendefinisikan diri sekali dan untuk selamanya
Idenya adalah jika kita bisa menentukan diri kita sendiri dengan definisi yang tepat, hingga akhirnya akan tenang.
Tapi inilah masalahnya, bahwa hidup tidak statis, dan kita bukan action figure yang dapat dikoleksi dengan satu kekuatan super. Alan Watts pernah berkata, "Mencoba mendefinisikan diri sendiri seperti mencoba menggigit gigi diri sendiri."
Semakin kita mencoba mengunci diri kita ke dalam deskripsi diri yang rapi, semakin kita menciptakan ilusi "aku" itu stabil. Padahal manusia itu bisa berubah, hari ini dia berlaku baik dan besoknya bisa saja berlaku buruk.
2. Keyakinan bahwa ada satu momen eureka
Sangat menggoda untuk berpikir bahwa "menemukan diri sendiri" terjadi dalam satu ledakan kosmik yang besar, yakni momen yang begitu cemerlang sehingga mengalahkan setiap kebingungan yang terjadi sebelumnya.
Tapi inilah kebenarannya, bahkan momen indah yang terjadi itu merupakan buah dari kesabaran dan usaha selama ini, semua itu tidak bisa terjadi dalam hitungan detik.
3. Keyakinan bahwa kamu harus mencari pelarian total dari realitas saat ini
Pernah gatal untuk berkemas, pergi ke Bali, dan minum air kelapa sampai masalah yang sebenarnya hilang? Ada mitos yang tersebar luas bahwa begitu kamu mendarat di beberapa tempat eksotis atau mengubur diri di tempat persembunyian, akan secara ajaib selaras dengan "esensi sejati".
Tapi masalahnya bukanlah tiket pesawat atau keindahan alam yang mengagumkan, tapi itu adalah asumsi bahwa pembebasan terdalam hanya dapat terjadi dengan melarikan diri dari lingkungan atau masalah saat ini.
Tantangan sebenarnya adalah belajar bagaimana menghadapi diri sendiri di mana pun dan kapan pun, jadi kamu tidak perlu membeli mahal ketenangan itu jika belum dibenahi dari dalam diri.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
