JawaPos.com - Salah satu running gag (lelucon berulang) paling populer dalam One Piece adalah kebiasaan Roronoa Zoro yang selalu tersesat.
Meski dikenal sebagai pendekar pedang yang kuat, ia sering kali bahkan tidak bisa membedakan arah kiri dan kanan ketika berjalan.
Kebiasaan ini sering menjadi momen komedi dalam cerita tetapi juga membuat banyak penggemar penasaran dengan alasan di baliknya.
Seiring waktu, muncul berbagai teori penggemar yang mencoba menjelaskan kenapa Zoro memiliki kemampuan navigasi yang sangat buruk.
Merangkum dari CBR, berikut beberapa teori yang paling sering dibahas oleh penggemar
1. Mengalami Disleksia
Salah satu teori menyebutkan bahwa Zoro mungkin mengalami disleksia yang cukup parah.
Disleksia adalah gangguan belajar yang membuat seseorang kesulitan memproses huruf, angka, atau arah dengan benar.
Dalam teori ini, Zoro mungkin melihat arah jalan seperti huruf yang tertukar atau terbalik, sehingga membuatnya mudah salah arah.
2. Kutukan Pedang Sandai Kitetsu
Teori lain mengaitkan kebiasaan Zoro tersesat dengan pedang terkutuk miliknya yaitu Sandai Kitetsu. Pedang ini dikenal memiliki kutukan yang bisa membawa pemiliknya menuju kematian.
Beberapa penggemar percaya bahwa pedang tersebut secara tidak langsung menariknya ke arah bahaya sehingga ia sering berjalan ke arah yang tidak seharusnya.
Akibatnya, Zoro terlihat seperti selalu tersesat ketika sebenarnya ia sedang ditarik menuju tempat berbahaya.
3. Secara Tak Sadar Menjadi Kompas Mihawk
Teori lainnya menyebut bahwa Zoro secara bawah sadar selalu tertarik pada Dracule Mihawk.
Sejak kekalahannya dari Mihawk, Zoro berambisi untuk melampaui pendekar pedang terkuat tersebut.
Beberapa penggemar berpendapat bahwa obsesi itu membuat Zoro seperti "kompas" yang tanpa sadar bergerak menuju Mihawk.
4. Wado Ichimonji Membuat Zoro Hanya Fokus ke Satu Arah
Pedang lain milik Zoro bernama Wado Ichimonji juga menjadi bagian dari teori penggemar.
Nama pedang ini memiliki arti jalan lurus menuju harmoni sehingga beberapa penggemar menafsirkan sebagai Zoro hanya bisa bergerak lurus ke satu arah. Akibatnya, ia sering mengabaikan jalur lain dan pada akhirnya tersesat.
5. Untuk Pelengkap Cerita
Teori terakhir sebenarnya cukup sederhana. Sebagian penggemar percaya bahwa Zoro tersesat hanya karena kebutuhan cerita.
Menariknya setiap kali Zoro tersesat, ia sering muncul di tempat yang penting untuk perkembangan cerita atau pertarungan besar.
Karena itu, banyak yang menganggap kebiasaan Zoro nyasar sebenarnya adalah cara cerita membawa karakter tersebut ke situasi penting.