Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 15.32 WIB

6 Tanda Bahwa Kamu Selalu Merasa Tidak Layak Dicintai oleh Siapa pun: Pernah Mengalaminya?

Ilustrasi orang yang merasa tidak layak dicintai./(Pexels.com/RDNEStockProject) - Image

Ilustrasi orang yang merasa tidak layak dicintai./(Pexels.com/RDNEStockProject)

JawaPos.com - Mencintai diri sendiri adalah salah satu perilaku yang menunjukkan bahwa kita itu berharga dan layak dicintai.

Dikutip dari laman Lembar Harapan pada Kamis (22/05) hal ini disebut dengan self worth atau harga diri yang merupakan inti dari pikiran, perasaan, dan perilaku kita terkait erat dengan cara kita memandang kelayakan dan nilai sebagai manusia.

Ketika kita bisa memiliki self worth dengan artian merasa layak untuk dicintai, maka bisa menjaga stabilitas hubungan antar individu. Dilansir dari laman The Vessel pada Kamis (22/05) inilah 6 tanda bahwa kamu selalu merasa tidak layak dicintai oleh siapa pun:

1. Menghindari pujian yang tulus

Ini mungkin tampak seperti Anda bersikap rendah hati, tetapi itu lebih dalam dari kerendahan hati yang sederhana. Pada kenyataannya, itu adalah tanda yang tenang bahwa kamu tidak mempercayai persepsi positif orang tentangmu.

Jauh di lubuk hati, kamu mungkin merasa tidak pantas mendapatkan pujian, jadi lebih suka menepisnya daripada menghibur kemungkinan bahwa itu nyata.

2. Meminta maaf secara berlebihan

"Maaf." terlepas dengan sangat mudah untuk hal-hal sepele, hal-hal yang bahkan tidak kamu lakukan, atau untuk mengambil ruang, seolah-olah meminta maaf adalah keadaan default.

Sementara kesopanan dan empati adalah kualitas yang indah, permintaan maaf kompulsif berakar pada menyalahkan diri sendiri dan ketakutan. Ini adalah pengakuan tak terucapkan bahwa kamu lebih baik merendah daripada tidak setuju dengan orang lain.

3. Tetap diam daripada mengungkapkan kebutuhan

Terkadang, tanda paling keras bahwa kamu merasa tidak layak untuk dicintai adalah tidak adanya suara sendiri dalam hubungan. Kamu mendapati diri untuk menyetujui rencana, kebutuhan, atau pendapat orang lain, sementara keinginan sendiri tetap terpenjara di tenggorokan.

4. Kamu terus-menerus membenarkan diri kepada orang lain

Pola lain yang tenang tetapi beracun adalah dorongan untuk membenarkan kehadiran, ide, atau preferensi di setiap kesempatan. Sangat melelahkan untuk selalu merasa perlu menjelaskan mengapa kamu melakukan setiap hal.

5. Tak pernah berani meminta lebih

Kamu puas dengan hubungan yang semuanya tentang kenyamanan orang lain. Seperti halnya kamu mengabaikan fakta bahwa bosmu tidak pernah mengakui jam kerja tambahan, atau bahwa pasanganmu berulang kali menghindari percakapan yang tulus.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore