Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 13.42 WIB

Gangguan Kepribadian Narsistik dan 6 Cara Menghadapi Perilaku NPD yang Perlu Diketahui

Ilustrasi penderita gangguan Narcissistic Personality Disorder. (Freepik) - Image

Ilustrasi penderita gangguan Narcissistic Personality Disorder. (Freepik)

JawaPos.com - Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan sikap narsistik secara ekstrem, menonjolkan dan menggambarkan diri sendiri secara berlebihan.

Gangguan kepribadian Narsistik atau NPD termasuk dalam salah satu bentuk gangguan kesehatan mental yang tercantum dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5-TR).

Berdasarkan data statistik yang dikutip dari Indonesia – National Adolescent Mental Health Survei (I-NAMHS), ada kurang lebih 13 juta remaja (yang memiliki masalah kesehatan mental) dan 2 juta remaja (yang memiliki gangguan mental).

Dalam artikel ini, mari kita ketahui lebih dalam terkait NPD, mulai dari mengenal ciri-ciri hingga cara menghadapinya.

Mengenali NPD

Apakah kamu pernah berada di situasi merasa terkuras setelah berinteraksi dengan seseorang? Merasa termanipulasi pada setiap percakapan dan selalu menonjolkan kepribadiannya secara ektrem? Bisa jadi lawan tuturmu seorang NPD.

Karakteristik seorang NPD dapat saja berbeda dan dipengaruhi oleh banyak faktor, namun Mengacu buku Diagnostic and Statistical Manual of Mental Illnesses atau DSM-5 yang dikutip melalui ums.ac.id, berikut 9 gejala umum NPD yang bisa kamu kenali:

- Melebih-lebihkan pencapaian
- Obsesi terhadap fantasi kesuksesan, kecerdasan, kedudukan, kesempurnaan
- Kecemburuan terhadap kesuksesan orang lain
- Haus akan validasi atau pujian
- Manipulatif
- Minim rasa empati dan mengabaikan perasaan orang lain
- Kerap menunjukkan perilaku arogan
- Mudah iri
- Memiliki perasaan selalu dibutuhkan dan superioritas

Banyak orang yang menghadapi individu narsistik juga merasakan jika penderita NPD sering:

- Mudah marah dalam menghadapi kritik
- Mengorbankan orang lain untuk kesuksesan pribadi
- Menggunakan orang lain untuk mencapai tujuan mereka sendiri
- Mengatakan bahwa kita terlalu sensitif
- Menyalahkan orang lain atas kesalahan mereka
- Menolak untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka
fokus pada topik yang dangkal
- Membatalkan kesepakatan
- Menghakimi

Perasaan untuk ingin saling mendengarkan, memahami, dan mendukung adalah hal yang banyak orang inginkan dalam suatu hubungan. Namun itu tidak selalu terjadi ketika berbicara dengan seseorang dengan kecenderungan narsistik.

Perlu diingat bahwa orang yang hidup dengan NPD memiliki kondisi kesehatan mental yang berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari dan hubungan sosial mereka serta orang di sekitarnya.

Penyebab Gangguan Kepribadian Narsistik

Berdasarkan penelitian dari para ahli yang dilansir dari health.harvard.edu, bahwa kombinasi riwayat keluarga NPD, serta pengalaman kehidupan awal tertentu, mungkin merupakan faktor kunci yang menyebabkan kondisi tersebut.

Beberapa pengalaman anak di usia dini yang dianggap berkontribusi terhadap terciptanya kepribadian narsistik meliputi:

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore