Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Mei 2025 | 23.34 WIB

Ini 7 Kebiasaan yang Terlihat Hemat Tetapi Diam-Diam Justru Menguras Habis Uangmu

Ilustrasi kebiasaan yang terlihat hemat. (Freepik). - Image

Ilustrasi kebiasaan yang terlihat hemat. (Freepik).

JawaPos.com - Mengatur keuangan secara bijak memang penting. Namun, tidak semua cara menghemat membawa manfaat dalam jangka panjang.

Beberapa kebiasaan yang terlihat efisien dan hemat justru bisa menjadi jebakan finansial jika tidak disikapi dengan cermat.

Perbedaan antara sikap hemat dan pelit kadang tidak mudah dikenali.

Tanpa disadari, kebiasaan menekan pengeluaran bisa berubah jadi sumber pemborosan.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (17/5), berikut ini sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sebagai langkah cerdas berhemat, padahal efeknya bisa sangat merugikan secara keuangan.

1. Membeli Barang Murah

Memilih barang dengan harga paling murah sering dianggap keputusan tepat untuk berhemat. Namun, kualitas yang rendah membuat barang tersebut cepat rusak.

Akibatnya, harus sering mengganti atau memperbaikinya. Biaya yang dikeluarkan bisa lebih besar dibanding membeli barang berkualitas sejak awal. Investasi pada barang yang lebih mahal tetapi tahan lama justru lebih menguntungkan. Pilihan ini bisa menghindarkan dari pengeluaran berulang.

2. Mengabaikan Perawatan Rutin

Menghindari perawatan rutin, seperti servis kendaraan atau pemeriksaan kesehatan, terlihat seperti penghematan. Namun, konsekuensinya bisa jauh lebih mahal. Masalah kecil yang dibiarkan akan berkembang menjadi kerusakan besar. Biaya perbaikannya tentu jauh lebih tinggi.

Menjaga kondisi tubuh, kendaraan, atau rumah melalui perawatan berkala adalah langkah bijak. Selain memperpanjang usia pakai, hal ini juga bisa mencegah pengeluaran tak terduga.

3. Tidak Memperhatikan Efisiensi Energi

Perangkat rumah tangga dengan harga murah sering kali tidak memiliki fitur hemat energi. Akibatnya, konsumsi listrik meningkat tajam. Tagihan listrik bulanan pun bisa membengkak tanpa disadari. Dalam jangka panjang, pengeluaran jadi lebih besar.

Memilih perangkat hemat energi memang membutuhkan biaya awal lebih besar. Namun, penghematan yang diperoleh dari konsumsi daya yang lebih rendah akan terasa signifikan.

4. Terlalu Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore