Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 02.40 WIB

Orang yang Pernah Dikhianati oleh Teman Terdekat Biasanya Akan Menunjukkan 5 Sikap Berikut

Ilustrasi perempuan yang pernah mengalami pengkhianatan. (Freepik) - Image

Ilustrasi perempuan yang pernah mengalami pengkhianatan. (Freepik)

JawaPos.com – Mengalami pengkhianatan dari seseorang yang dekat dengan Anda adalah hal yang sulit untuk diterima.

Itu merupakan hal yang sulit untuk dilupakan dimana dapat membuat Anda terguncang dan mempertanyakan segala hal yang Anda kira Anda ketahui.

Sering kali, setelah pengkhianatan kita mengembangkan naluri tertentu yang dapat membantu menghadapi hingga mengatasi rasa sakit tersebut.

Berikut 5 sikap yang ditunjukkan oleh orang yang pernah dikhianati oleh orang terdekat, seperti dilansir dari laman Hack Spirit.

  1. Meningkatkan rasa waspada

Ketika Anda dikhianati, rasanya seperti karpet telah ditarik dari bawah Anda. Tiba-tiba, dunia tampak tidak seaman dan sedapat mungkin diprediksi seperti dulu.

Peningkatan kewaspadaan ini merupakan tindakan perlindungan dimana Anda mulai lebih memperhatikan tindakan dan perkataan orang lain, mencari indikator ketidakjujuran atau potensi pengkhianatan.

Anda menjadi lebih sadar akan lingkungan sekitar dan niat orang-orang di sekitar Anda, tetapi ada batasan tipis yang harus ditempuh di sini.

Meskipun kewaspadaan yang tinggi dapat melindungi Anda dari bahaya lebih lanjut, kewaspadaan yang tinggi juga dapat menimbulkan kecemasan dan paranoia jika tidak dikelola dengan baik.

  1. Mengembangkan ketahanan pribadi

Pengkhianatan merupakan suatu bentuk trauma emosional, tetapi seperti trauma lainnya, ia memberikan kesempatan untuk bertumbuh.

Salah satu area pertumbuhan utama adalah ketahanan kemampuan untuk bangkit kembali dari kesulitan. Ini tentang menghadapi tantangan secara langsung dan keluar dari tantangan tersebut dengan lebih kuat dan lebih bijaksana.

Inilah sesuatu yang mungkin tidak Anda ketahui, Trauma pengkhianatan adalah salah satu trauma yang paling umum dialami di samping hal terburuk dalam kehidupan seseorang. Mereka juga mencatat bahwa pengalaman seperti itu sering kali menghasilkan peningkatan ketahanan. Intinya, setelah mengalami pengkhianatan, Anda menjadi lebih siap untuk menghadapi kesulitan di masa mendatang.

  1. Belajar menetapkan batasan

Dikhianati oleh seseorang yang dekat dapat menjadi peringatan keras tentang pentingnya menetapkan batasan. Batasan sangat penting dalam menjaga hubungan yang sehat.

Mereka membantu kita mengomunikasikan kebutuhan kita dengan jelas dan mencegah kita dimanfaatkan oleh orang lain.

Setelah pengkhianatan, Anda mungkin mendapati diri Anda menilai kembali hubungan Anda dan menetapkan batasan yang lebih tegas. Anda menjadi lebih tegas tentang perilaku mana yang dapat diterima dan mana yang tidak.

Ini adalah naluri bertahan hidup yang bertujuan untuk melindungi Anda dari pengkhianatan di masa mendatang dengan memastikan kebutuhan Anda dihormati dan ruang pribadi Anda dihargai.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore