Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 April 2025 | 04.35 WIB

Fakta atau Mitos Banyak Uang Membuat Lebih Bahagia? Ini Beberapa Hal yang Bisa Menjawabnya

Ilustrasi seseorang yang memiliki banyak uang. (freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang memiliki banyak uang. (freepik)

JawaPos.com- Uang bukan segalanya tetapi segalanya butuh uang, ungkapan tersebut tentu tidak asing di dalam telinga. 

Sah-sah saja menganggap bahwa uang dapat membuka akses lebih banyak di dalam hidup. Karena memang begitu kenyataannya. Banyak hal yang harus dirawat dan dijaga dengan uang. 

Tapi bukan berarti mereka dengan kondisi finansial terbatas tidak bisa bahagia, hanya saja mereka memiliki tantangan lebih besar daripada mereka yang hidup berkecukupan.

Sumber finansial atau uang dianggap menyediakan kualitas hidup yang lebih baik. Bahkan banyak dari kita yang terbiasa percaya bahwa berbelanja atau memiliki banyak barang bisa membuat lebih bahagia.

Akibatnya, meskipun kondisi yang sebenarnya sudah cukup, kita masih merasa untuk bisa lebih bahagia. Kita menjadi lebih sering membandingkan diri dengan seseorang yang lebih kaya seolah-olah kehidupan yang cukup dan tidak rakus bisa diatasi dengan menambah nominal kekayaan. Padahal rasa cukup itu tidak akan pernah ada, jika terus mengejar “sesuatu” yang tidak ada ujungnya

Lantas, benarkah uang bisa membeli kebahagiaan? Mengutip dari laman www.verywellmind.com berikut jawabannya untuk anda. 

Uang bisa membeli kebahagiaan?

Faktanya, uang berperan di dalam menciptakan rasa aman, akses terhadap barang, dan peluang dalam mengembangkan diri. Kemampuan seseorang untuk membeli sering dikaitkan dengan kualitas hidup yang tinggi. Sementara itu, rasa aman finansial bisa menurunkan kecemasan karena seseorang tidak harus berpikir tentang kebutuhan sehari-hari atau biaya yang tidak terduga. Pada intinya, beberapa aktivitas terkadang harus didukung dengan uang agar bisa mencapai kesejahteraan diri. 

Hubungan uang dan kebahagiaan

Uang memang bisa membuat seseorang bahagia. Namun jangan menjadikan uang sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan. 

Gaji anda yang tinggi bisa membawa dampak negatif ketika harus mengorbankan kualitas hidup normal demi meraih banyak uang. Banyak hubungan dan koneksi yang erat harus dikorbankan ketika kita berbicara soal uang dan harta. 

Uang sebanyak apapun tidak akan menggantikan rasa lelah dan emosional, ketika kita terus menerus mengejar uang. Perselisihan soal uang bisa membuat anda kehilangan teman dekat, saudara, bahkan seseorang yang anda anggap sebagai keluarga. Hal ini bisa memperburuk citra, hubungan, dan dalam kondisi yang parah, anda bisa dipandang sebagai ancaman atau bahkan “musuh”. Akibatnya, anda mungkin merasa terus-menerus terancam saat kondisi finansial menurun, atau terjebak di dalam keserakahan karena kekayaan dan uang tidak pernah terasa cukup. 

Strategi mencari kebahagiaan di luar uang

  1. Membangun hubungan positif

Hubungan yang kuat dan suportif sangat penting bagi kesehatan mental dan kepuasan hidup. Terlibat di dalam interaksi yang bermakna bisa menciptakan kenangan yang lebih berkesan daripada kepemilikan secara materiil

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore