Ilustrasi seseorang sedang memegang secangkir kopi (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Bagi banyak orang, secangkir kopi adalah teman pagi yang membangkitkan semangat dan fokus untuk memulai hari. Namun, ada juga sebagian individu yang justru merasakan efek sebaliknya, bukan energi malah rasa tidak nyaman dan berdebar.
Sensitivitas terhadap kafein rupanya berkaitan erat dengan beberapa karakteristik psikologis tertentu yang mungkin belum banyak disadari selama ini. Mereka yang mengalami gelisah dan cemas setelah minum kopi seringkali memiliki pola pikiran atau sifat bawaan yang unik. Melansir dari Geediting.com, Kamis (24/4), berikut beberapa ciri psikologis yang seringkali ditemukan pada orang-orang ini.
1. Sensitivitas terhadap Stimulan
Sensitivitas terhadap stimulan seperti kafein menjadi satu di antara alasan utama mengapa reaksi gelisah bisa muncul. Tubuh mereka memang merespons zat perangsang ini secara lebih intens dan kuat dibandingkan tubuh orang lain umumnya.
2. Kecenderungan Berpikir Berlebihan
Kecenderungan berpikir berlebihan atau overthinking yang sudah ada bisa diperparah oleh efek yang ditimbulkan oleh kopi. Kafein dapat meningkatkan aktivitas pada sistem saraf pusat yang memicu putaran pikiran negatif berulang-ulang.
3. Tingkat Neuroticism Tinggi
Individu yang memiliki tingkat neuroticism tinggi cenderung menunjukkan respons emosional yang lebih kuat saat menghadapi situasi stres. Kafein bisa dengan mudah memperbesar perasaan cemas dan ketidakstabilan emosi yang sudah mereka rasakan.
4. Kepribadian Introvert
Orang dengan kepribadian introvert seringkali memiliki kepekaan yang lebih besar terhadap stimulus dari lingkungan sekitar mereka. Konsumsi kafein dapat membuat mereka merasa terlalu terstimulasi sehingga dengan cepat menimbulkan perasaan gelisah.
5. Riwayat Gangguan Kecemasan
Mereka yang memiliki riwayat gangguan kecemasan sebelumnya memang lebih rentan merasakan efek negatif dari kandungan kafein. Stimulan ini sangat mudah sekali memicu kembali kemunculan gejala-gejala kecemasan yang sebelumnya mungkin sudah mereda.
6. Rentan terhadap Stres
Individu yang memang secara alami mudah merasa stres bisa memproduksi lebih banyak hormon kortisol sebagai reaksi terhadap kafein. Peningkatan hormon stres ini mengarah pada kondisi tubuh dan pikiran yang terasa makin tidak tenang dan gelisah.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
