Ilustrasi orang yang mudah percaya video palsu. (Freepik)
JawaPos.com – Beberapa orang seringkali percaya dengan video palsu di internet. Mereka tampak tertipu dengan konten-konten yang menarik, tetapi tidak melakukan validasi ulang akan kebenarannya.
Dilansir dari Blog Herald, psikologi dapat menunjukkan beberapa ciri tertentu yang membuat orang lebih percaya dengan berita palsu di internet. Berikut adalah tujuh ciri orang yang mudah percaya pada video rekayasa di internet.
Orang yang mudah percaya dengan video palsu di internet cenderung menerima apa yang dilihatnya, tanpa bersikap ragu atau skeptis.
Baca Juga: TOP 5 Tempat Jajan Pentol Terenak di Surabaya Versi Almasqol, Para Pecinta Pentol Wajib Merapat!
Mereka tidak pernah menggali lebih dalam, mencari fakta, dan mempertimbangkan bukti kebenaran informasi.
Keinginan untuk melihat konten sensasional dapat menjadi ciri orang yang mudah tertipu oleh video palsu di internet. Ini karena mereka merasa puas ketika melihat konten sensasional yang memberikan waktu istirahat dari kehidupan mereka.
Keinginan untuk mendapatkan validasi dapat membuat seseorang mudah membagikan video palsu di internet.
Baca Juga: Daftar 5 Shio Bawa Aura Uang Paling Cuan Sepanjang Tahun Ini, Menurut Astrologi Tiongkok 2025
Kebutuhan ini terkadang dapat mengaburkan penilaian seseorang akan kebenaran suatu informasi, sehingga secara impulsif menyebarkan berita palsu.
Tingkat literasi digital yang rendah membuat seseorang mudah terjerumus video palsu yang ada di internet. Ini karena, semakin sedikit seseorang membaca informasi dari media terpercaya, maka mereka akan semakin mudah terjebak dengan informasi palsu.
Orang yang percaya dengan video palsu di internet seringkali memiliki keyakinan yang sama dengan tayangan yang dilihat. Ini seringkali disebut sebagai bias konfirmasi, yang membuat seseorang cenderung menerima hal palsu sebagai kebenaran tanpa keraguan.
Terlalu percaya diri terkadang tidak memberikan dampak baik bagi seseorang, terutama jika mereka mudah terpengaruh oleh video palsu di internet. Rasa percaya diri berlebihan ini terkadang dapat membutakan mereka terhadap tanda-tanda rekayasa dari sebuah konten.
Kurang pemikiran kritis dapat membuat seseorang lebih rentan mempercayai video palsu di internet. Mereka tanpa mempertanyakan sumber, tujuan, atau keaslian konten, tetapi mengkonsumsinya secara pasif, sehingga menyebabkan misinformasi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
