Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 05.56 WIB

Bisa Diamati, Inilah 7 Tanda Wanita yang Masih Berjuang untuk Mengelola Emosinya

Ilustrasi seorang wanita yang tampak sedang bergulat dengan pikirannya atau perasaan yang berat, menunjukkan perjuangan emosional. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang wanita yang tampak sedang bergulat dengan pikirannya atau perasaan yang berat, menunjukkan perjuangan emosional. (Freepik)

JawaPos.com - Berinteraksi dengan orang lain kadang mempertemukan kita dengan individu yang tampaknya kesulitan mengelola atau mengungkapkan emosinya. Ada kalanya kita menjumpai seseorang yang mudah goyah karena hal-hal sepele, atau menunjukkan reaksi berlebihan terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Dalam psikologi, ada sejumlah petunjuk yang bisa membantu kita mengenali bagaimana seseorang mengelola emosi mereka, meskipun hal ini tidak selalu tampak secara jelas. Tanda-tanda tersebut kerap menunjukkan bahwa individu tersebut masih membutuhkan penguatan dalam aspek ketahanan emosionalnya.

Dilansir dari Geediting.com pada Rabu (23/4), berikut 7 sinyal yang bisa Anda amati ketika berada di dekat wanita yang tengah berjuang untuk mengelola emosi.

1. Merasa Tersinggung Atas Segala Sesuatu

Satu di antara indikator paling umum adalah kecenderungan kuat untuk mengambil hati setiap perkataan atau tindakan orang lain secara pribadi. Kritikan ringan bahkan komentar biasa bisa langsung terasa seperti serangan langsung terhadap diri mereka.

2. Membutuhkan Validasi Terus-Menerus

Mereka sering kali mencari pengakuan atau persetujuan eksternal untuk merasa berharga dan aman dalam berbagai aspek kehidupan. Kebutuhan konstan akan pujian atau afirmasi dari orang lain menjadi penopang utama rasa percaya diri mereka.

3. Menghindari Konfrontasi Sama Sekali

Ada ketakutan mendalam terhadap konflik atau potensi ketidaksepakatan dengan orang lain dalam situasi apapun yang muncul. Mereka lebih memilih diam atau menarik diri daripada harus menghadapi percakapan sulit yang berpotensi menimbulkan ketegangan emosional.

4. Menyalahkan Faktor Eksternal atau Orang Lain

Mereka memiliki kebiasaan mengaitkan masalah atau kegagalan yang terjadi dalam hidup mereka dengan kondisi di luar kendali diri. Sulit sekali bagi mereka untuk mengakui peran atau tanggung jawab pribadi dalam kesulitan yang sedang dihadapi.

5. Menunjukkan Reaksi Emosional Berlebihan

Terkadang mereka merespons situasi biasa dengan luapan emosi yang intens dan tidak proporsional dibandingkan konteks sebenarnya. Perasaan sedih, marah, atau cemas bisa melonjak drastis bahkan karena pemicu yang relatif kecil di mata orang lain.

6. Berjuang Mengambil Keputusan Sendiri

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore