
Ilustrasi seseorang yang memiliki ketakutan berlebihan terhadap jarum suntik. (Freepik/beststudio)
JawaPos.com - Ketakutan terhadap jarum suntik, atau dalam istilah psikologi dikenal sebagai trypanophobia, adalah bentuk fobia yang lebih umum dari yang banyak orang sadari.
Meskipun sering kali dianggap sepele, rasa takut berlebihan terhadap jarum suntik bisa sangat mengganggu kehidupan seseorang—baik dalam konteks medis, sosial, maupun emosional.
Bahkan, beberapa orang rela menunda perawatan penting atau vaksinasi hanya untuk menghindari rasa takut yang timbul saat menghadapi jarum.
Lantas, apakah ada pola kepribadian tertentu yang lebih rentan terhadap fobia ini? Menurut berbagai studi psikologi, jawabannya adalah ya.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (23/4), terdapat tujuh ciri kepribadian yang sering ditemukan pada orang-orang yang memiliki ketakutan berlebihan terhadap jarum suntik.
1. Tingkat Kecemasan Umum yang Tinggi
Orang yang memiliki kecenderungan anxious atau cemas secara umum sering kali menunjukkan reaksi berlebihan terhadap situasi yang sebenarnya bisa dikendalikan, termasuk ketika berhadapan dengan jarum suntik.
Mereka tidak hanya takut akan rasa sakit, tetapi juga membayangkan skenario terburuk: infeksi, pendarahan, atau bahkan kehilangan kontrol.
Menurut psikologi, individu dengan kecemasan tinggi juga cenderung mengalami overthinking sebelum prosedur medis, yang memperparah ketakutan mereka.
2. Sensitif Terhadap Rasa Sakit dan Ketidaknyamanan
Beberapa orang memiliki ambang rasa sakit yang lebih rendah secara fisiologis maupun psikologis.
Mereka bukan hanya takut terhadap rasa sakit fisik, tetapi juga sangat tidak nyaman dengan ide adanya sesuatu yang menembus kulit mereka.
Biasanya, individu seperti ini memiliki kesadaran tubuh yang sangat tinggi, dan dapat merasakan ketegangan fisik hanya dengan membayangkan prosedur medis.
Hal ini membuat mereka sangat reaktif terhadap stimulus seperti jarum.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
