Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 20.35 WIB

Jaga Jarak Emosional, Ini Kebiasaan Orang yang Menjauh Saat Hubungan Terasa Dekat Kata Psikologi

 
 

Ilustrasi orang yang kehilangan kepercayaan dalam hubungan.(freepik.com/azerbaijan_stockers)

 
JawaPos.com - Terlibat dalam sebuah hubungan, baik pertemanan maupun romantis, seringkali menuntut adanya kedekatan emosional antara individu yang terlibat di dalamnya. Namun, bagi sebagian orang, momen ketika hubungan mulai terasa sangat dekat justru bisa memicu respons yang tidak terduga sama sekali.
 
Fenomena ini dikenal sebagai pemutusan atau diskoneksi emosional, di mana seseorang secara tidak sadar membangun dinding saat ikatan terasa semakin intim. Mereka mungkin menarik diri ke dalam tempurung diri sendiri begitu hubungan melangkah ke tingkat yang lebih dalam dari sekadar permukaan. Melansir dari Geediting.com Rabu (23/4), ada beberapa kebiasaan khas yang sering ditampilkan oleh orang-orang dengan kecenderungan tersebut.
 
1. Cenderung Mengasingkan Diri
Mereka kerap memilih untuk menyendiri meskipun berada di tengah keramaian orang banyak dalam satu ruangan. Kenyamanan berada dalam kesendirian terasa lebih aman demi menghindari potensi terluka atau kecewa dalam interaksi dekat.
 
2. Menghindari Percakapan Mendalam
Pembicaraan yang menyentuh aspek pribadi atau perasaan cenderung dihindari sebisa mungkin saat berinteraksi. Mereka menjaga diri dari kerentanan diri sendiri dan menolak berbagi hal-hal pribadi yang bisa membuka diri lebih dalam.
 
3. Menarik dan Mendorong Orang Pergi
Satu di antara pola yang sering terlihat adalah menarik orang mendekat, namun tiba-tiba mendorong mereka pergi ketika kedekatan tercapai. Mereka menciptakan semacam siklus tarik-ulur yang membingungkan bagi orang-orang di sekitar mereka.
 
4. Menganalisis Segala Sesuatu Secara Berlebihan
Kebiasaan menganalisis detail terkecil dalam interaksi seringkali terjadi pada diri mereka tanpa henti. Mereka berusaha keras membaca makna terselubung atau mengantisipasi masalah, yang justru sering berujung pada kesalahpahaman tidak perlu.
 
5. Lebih Suka Koneksi Singkat
Interaksi kasual atau pertemanan ringan biasanya terasa jauh lebih nyaman dan dipilih oleh mereka. Mereka menikmati hubungan yang tidak menuntut komitmen emosional dalam jangka panjang atau kedalaman ikatan tertentu.
 
6. Sangat Mandiri dan Mengandalkan Diri Sendiri
Mereka memiliki keyakinan kuat bahwa segala sesuatu harus bisa dihadapi sendirian tanpa bantuan orang lain. Mengandalkan diri sendiri adalah mekanisme bertahan yang kuat agar tidak perlu menempatkan kepercayaan pada orang lain sepenuhnya.
 
 
7. Tidak Menyadari Perilaku Sendiri
Seringkali, mereka tidak sepenuhnya sadar bahwa perilaku mereka sendiri yang justru menghalangi terciptanya hubungan mendalam. Tanpa disengaja, kebiasaan-kebiasaan tersebut secara perlahan menyabotase kesempatan untuk membentuk ikatan yang bermakna.
Memahami kebiasaan-kebiasaan ini bisa membantu kita mengenali pola pada diri sendiri atau orang lain dalam konteks hubungan. Pemutusan emosional ini bukanlah penolakan pribadi, melainkan seringkali mekanisme pertahanan diri yang terbentuk karena pengalaman di masa lalu.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore