
Ilustrasi seseorang mengalami gangguan pencernaan./pexels.com
JawaPos.com – Kesehatan pencernaan tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga oleh cara seseorang makan sehari-hari.
Banyak orang lebih fokus pada jumlah kalori, asupan protein, atau pembatasan jenis makanan tertentu, namun tetap mengalami keluhan seperti kembung, rasa tidak nyaman, hingga tubuh yang mudah lelah.
Hal ini terjadi karena proses pencernaan melibatkan banyak faktor, bukan sekadar hasil akhir dari makanan yang dikonsumsi.
Kebiasaan makan, waktu makan, tingkat stres, hingga kecepatan mengunyah turut memengaruhi bagaimana tubuh mencerna dan menyerap nutrisi.
Mengutip NDTV, berikut enam kebiasaan yang tanpa disadari dapat mengganggu sistem pencernaan Anda.
1. Makan terlalu cepat
Saat Anda makan terburu-buru, tubuh tidak punya waktu untuk merasakan kenyang.
Pada akhirnya ini akan membebani perut Anda sebelum tubuh sempat menyesuaikan diri.
2. Makan malam yang larut dan berat
Jika Anda merasa kembung di malam hari, mungkin bukan hanya karena makanan tetapi juga karena waktunya.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
