Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 03.42 WIB

7 Tanda Seorang Perempuan Sangat Tertarik padamu, Tetapi Tidak Ingin Menjadikanmu sebagai Suami

Ilustrasi seorang perempuan yang tertarik pada laki-laki. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang perempuan yang tertarik pada laki-laki. (Freepik)

JawaPos.com - Menjalani hubungan asmara memang penuh lika-liku. Tak jarang, seseorang bisa sangat tertarik secara fisik dan emosional kepada pasangannya, tetapi di sisi lain tak memiliki keinginan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius seperti pernikahan.

Fenomena ini sebenarnya cukup sering terjadi, meskipun kerap tidak disadari. Seorang perempuan bisa menunjukkan ketertarikan yang besar, tetapi di saat yang sama, ia merasa pasangan tersebut bukanlah sosok yang tepat untuk dijadikan suami.

Perempuan dikenal memiliki cara yang unik dalam memberikan sinyal. Kadang, pesan yang disampaikan bisa membingungkan, bahkan membuat pria paling percaya diri sekalipun mulai meragukan posisinya dalam hubungan tersebut.

Penting untuk memahami bahwa rasa suka saja tidak selalu berarti ingin membangun masa depan bersama.

Ada sejumlah tanda yang bisa dikenali ketika seorang perempuan tertarik, tetapi tidak memandang pasangannya sebagai calon suami.

Dilansir dari Parent from Heart pada Selasa (22/4), berikut tujuh tanda yang bisa menjadi petunjuk situasi seperti ini:

1. Selalu Siap untuk Hal yang Menyenangkan

Perempuan ini akan dengan mudah menerima ajakan untuk pergi liburan, menghadiri pesta, atau melakukan kegiatan spontan yang seru. Ia menikmati momen bersama, menyukai energi dan kepribadian pasangannya.

Namun, ketika obrolan mulai menyentuh soal masa depan, komitmen, atau rencana jangka panjang, topik tersebut seakan dihindari. Ia cenderung mengalihkan pembicaraan atau tampak tidak nyaman.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ketertarikan itu ada, bayangan tentang hidup bersama dalam ikatan pernikahan belum terpikirkan olehnya.

2. Memberikan Pujian, Tetapi Terbatas

Perempuan yang hanya melihat pasangannya sebagai sosok menyenangkan biasanya akan memuji hal-hal tertentu. Misalnya, penampilan, selera humor, atau keahliannya membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Sayangnya, apresiasi ini jarang menyentuh aspek-aspek penting dalam hubungan jangka panjang. Seperti kedewasaan, kemampuan menghadapi masalah, atau tujuan hidup.

Pujian yang hanya berfokus pada hal-hal ringan menunjukkan bahwa dirinya mungkin belum melihat pasangan sebagai figur yang bisa diandalkan dalam kehidupan rumah tangga.

3. Menghindari Bertemu Keluarga

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore