Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 April 2025 | 05.18 WIB

Tanda-Tanda Kebaikan dan Empati Berlebihan yang Merugikan Diri Sendiri Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang merasa kelelahan karena terlalu banyak membantu orang lain. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang merasa kelelahan karena terlalu banyak membantu orang lain. (Freepik)

JawaPos.com - Bersikap baik dan berempati adalah sifat yang terpuji dan penting dalam menjalin hubungan antarmanusia. Namun, tahukah kamu bahwa kebaikan dan empati yang berlebihan justru bisa merugikan diri sendiri?

Menurut psikologi, ada beberapa tanda yang menunjukkan seseorang mungkin terlalu baik hati dan empati hingga mengorbankan kesejahteraan dirinya. Melansir geediting.com pada Jumat (18/4), mengenali tanda-tanda ini penting agar kita bisa menemukan keseimbangan yang sehat. Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diperhatikan:

1. Kamu Merasa Terus-menerus Terkuras

Satu di antara tanda utama adalah ketika kamu sering merasa lelah dan terkuras setelah berinteraksi dengan orang lain. Kamu cenderung menyerap emosi dan masalah orang di sekitarmu, yang membuatmu merasa terkuras, lelah, bahkan stres atau tertekan.

2. Sulit Mengatakan 'Tidak'

Orang yang terlalu baik sering kali kesulitan menolak permintaan. Kamu mungkin setuju melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak ingin kamu lakukan hanya karena takut mengecewakan orang lain. Akibatnya, kamu menjadi terlalu sibuk dan kelelahan.

3. Merasa Bertanggung Jawab atas Emosi Orang Lain

Kamu merasa bahwa sudah menjadi tugasmu untuk memperbaiki masalah orang lain. Kamu memikul beban emosional mereka, yang tentu saja bisa sangat memberatkan dan melelahkan bagi dirimu.

4. Merasa Sering Dimanfaatkan

Kebaikanmu yang berlebihan bisa membuat orang lain tanpa sadar memanfaatkanmu. Kamu mungkin sering merasa digunakan atau diperlakukan kurang baik, yang pada akhirnya membuatmu merasa tidak dihargai.

5. Mengabaikan Kebutuhan Diri Sendiri

Kamu cenderung mendahulukan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan fisik dan emosionalmu sendiri. Memprioritaskan orang lain secara terus-menerus bisa menyebabkan kelelahan dan mengabaikan kesejahteraanmu sendiri.

6. Sulit Menerima Bantuan dari Orang Lain

Ironisnya, orang yang terlalu baik sering kali kesulitan menerima uluran bantuan. Kamu mungkin merasa seperti membebani orang lain jika menerima pertolongan mereka, padahal mereka tulus ingin membantu.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore