Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 April 2025 | 02.54 WIB

Orang yang Masih Berteman Baik dengan Mantan Biasanya Memiliki 8 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang tetap berteman dengan mantan setelah putus. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang tetap berteman dengan mantan setelah putus. (Freepik)

JawaPos.com - Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, “Kok bisa ya, ada orang yang tetap akrab sama mantannya tanpa drama?” Jawabannya ternyata ada di faktor psikologi. 

Beberapa orang memang punya karakteristik tertentu yang bikin mereka mampu menjalin hubungan platonis yang sehat setelah putus cinta.

Berikut ini delapan ciri yang sering dimiliki oleh orang yang bisa berteman dengan mantan, berdasarkan penjelasan dari Lachlan Brown, seorang pakar hubungan dan pendiri Hack Spirit, Jumat (18/4).

1. Punya Kematangan Emosional

Orang yang bisa berteman dengan mantan umumnya punya kedewasaan emosional yang tinggi. Mereka tidak gampang terbawa perasaan atau meledak-ledak saat menghadapi situasi emosional seperti putus cinta.

Mereka tahu cara mengelola emosi tanpa membiarkannya mendikte tindakan. Saat hubungan berakhir, mereka bisa menerima kenyataan, berdamai dengan masa lalu, dan mengubah hubungan romantis menjadi persahabatan yang tulus.

2. Percaya Diri dan Tahu Siapa Diri Mereka

Rasa percaya diri yang kuat membuat seseorang bisa menjaga jarak sehat antara identitas pribadi dan status hubungan. Mereka sadar bahwa mereka bukan cuma “mantan dari si X”, tapi punya nilai dan identitas sendiri.

Saat hubungan berakhir, mereka nggak lantas merasa kehilangan arah atau merasa tidak berharga. Justru mereka bisa melihat mantan sebagai individu yang punya peran berbeda dalam hidupnya sekarang—teman.

3. Mampu Memaafkan dan Melepaskan Rasa Sakit

Menyimpan dendam cuma bikin hati berat. Orang yang bisa berteman dengan mantan biasanya sudah bisa melepaskan rasa sakit dan kecewa yang berasal dari masa lalu.

Mereka paham bahwa memaafkan bukan berarti melupakan, tapi memilih untuk tidak terjebak dalam emosi negatif. Ini bukan hanya untuk kebaikan mantan, tapi demi ketenangan diri sendiri.

4. Terbuka pada Perubahan

Orang yang punya tingkat keterbukaan tinggi biasanya lebih mudah menerima perubahan. Mereka nggak takut dengan dinamika baru, termasuk mengubah hubungan dari romantis menjadi pertemanan.

Mereka menghargai pengalaman masa lalu dan nggak menghapus begitu saja kisah yang pernah ada. Buat mereka, relasi bisa berganti bentuk tanpa kehilangan makna.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore