Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 17.16 WIB

7 Perilaku Baby Boomer yang Sering Dianggap Egois oleh Generasi Muda, Menurut Sudut Pandang Psikologi

Ilustrasi perilaku baby boomer yang kerap dipandang negatif oleh generasi muda. (Freepik) - Image

Ilustrasi perilaku baby boomer yang kerap dipandang negatif oleh generasi muda. (Freepik)

JawaPos.Com - Di tengah dunia yang berubah begitu cepat, perbedaan antar generasi menjadi semakin mencolok. 

Masing-masing kelompok usia membawa cara pandang, kebiasaan, dan nilai hidup yang dibentuk oleh pengalaman zamannya. 

Di satu sisi, generasi muda tumbuh dalam era digital yang serba cepat dan inklusif. 

Di sisi lain, generasi baby boomer yang lahir setelah masa perang dan dibesarkan dalam kondisi yang jauh berbeda, di mana stabilitas, kerja keras, dan kedisiplinan menjadi pilar utama.

Namun, tak jarang gesekan muncul ketika nilai-nilai ini bersinggungan. 

Banyak dari generasi muda yang merasa bahwa perilaku baby boomer terkesan kaku, tidak fleksibel, bahkan egois

Padahal, dari sudut pandang psikologi, sikap-sikap tersebut punya akar yang dalam. 

Dilansir dari Geediting, inilah tujuh perilaku baby boomer yang kerap dipandang negatif oleh generasi muda, namun dapat dipahami lebih dalam jika dilihat dari sudut psikologis.

1. Sulit Menerima Perubahan yang Terlalu Cepat

Salah satu gesekan paling nyata antara generasi muda dan baby boomer terletak pada kecepatan adaptasi terhadap perubahan. 

Dunia kini bergerak dengan ritme yang sangat cepat, terutama dalam bidang teknologi, budaya kerja, dan gaya hidup. 

Namun, banyak dari generasi baby boomer merasa kewalahan dan cenderung menolak perubahan-perubahan ini. 

Misalnya, ketika perusahaan mulai mengadopsi sistem kerja hybrid atau remote, tak sedikit dari mereka yang mempertanyakan efektivitasnya. 

Demikian pula dengan penggunaan berbagai aplikasi kolaboratif, sistem digitalisasi, atau bahkan pergeseran ke gaya berpakaian non-formal di lingkungan kerja, yang dianggap terlalu “santai” dan tidak profesional.

Dalam kacamata psikologi perkembangan, ini bukan sekadar kekakuan, melainkan bentuk mekanisme pertahanan otak terhadap lingkungan yang terlalu cepat berubah. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore