Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 23.16 WIB

Pasangan Hobi Mendengkur dan Mengganggu Tidur? Pertimbangkan Sleep Divorce

Ilustrasi orang yang mendengkur/freepik - Image

Ilustrasi orang yang mendengkur/freepik

JawaPos.com - Sering merasa terganggu karena pasangan suka mendengkur? Jika anda tipe orang yang peka terhadap suara, maka kebiasaan ini bisa menjadi mimpi buruk yang menjadi kenyataan di setiap malam.

Pasalnya anda tidak akan bisa tidur pulas setiap mendengar dengkuran. Bukannya beristirahat di kamar, suara dengkuran yang muncul selalu mendistraksi pikiran anda. Akibatnya, anda malah mengalami insomnia semalaman.

Salah satu solusi untuk mengatasi kondisi adalah dengan mencoba sleep divorce. Meski kesannya negatif, namun tidur secara terpisah justru dapat meningkatkan kualitas tidur tanpa harus mengorbankan kedekatan dengan pasangan. Anda masih memiliki momen intenz bersama hanya waktu tidurnya yang terpisah.

Sleep divorce juga umum dilakukan ketika anda sedang sakit dan menularkan penyakit. Dengan sleep divorce anda bisa menjaga pasangan tetap sehat sambil fokus untuk sembuh dari penyakit yang menular.

Penasaran lebih dalam soal apa itu sleep divorce? Mengutip dari laman verywellmind.com berikut ulasannya untuk anda.

Apa itu sleep divorce

Sleep divorce merupakan kondisi ketika pasangan memutuskan untuk tidur di tempat terpisah. Biasanya dilakukan di kamar yang berbeda untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Kapan harus melakukan sleep divorce ini?. Beberapa situasi juga bisa menjadi alasan seseorang melakukan sleep divorce. Kondisi tersebut antara lain:

Dengkuran: suara dengkuran bisa sangat mengganggu ketenangan untuk tidur. Salah satu cara mengatasinya adalah tidur di tempat yang terpisah agar bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

Sindrom kaki gelisah: gangguan ini menyebabkan kaki bergerak secara tidak terkendali di malam hari. Kondisi tersebut dapat mengganggu jadwal tidur pasangan.

Perbedaan preferensi tidur: sleep divorce dapat menjadi solusi ketika pasangan anda sedang merasa kepanasan sedangkan anda malah ingin memakai selimut karena kedinginan

Jadwal tidur yang berbeda: sleep divorce umumnya dilakukan bagi pasangan yang kerja secara shift.

Sedang sakit: banyak pasangan yang tidur secara terpisah karena alasan penyakit, agar tidak saling menular.

Memiliki bayi: pasangan bisa mencoba sleep divorce dengan menetapkan waktu tidur yang berbeda, agar tetap punya energi untuk mengasuh dan merawat bayi.

Kelebihan dan kekurangan sleep divorce

Manfaat yang paling nyata dari sleep divorce adalah kualitas tidur yang lebih baik. Tidur yang berkualitas dapat berdampak besar pada kesehatan mental. Kurang tidur bisa mengakibatkan stres dan daya tahan tubuh yang menurun. Kerugian dari sleep divorce mungkin anda akan kehilangan momen kedekatan fisik. Namun hal tersebut bisa diatasi

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore