Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 19.08 WIB

Orang yang Merasa Canggung Saat Diberi Pujian Biasanya Memiliki 7 Pengalaman Masa Kecil Ini

Ilustrasi seseorang yang merasa canggung saat diberi pujian. (Freepik)


JawaPos.com - Pernah merasa canggung atau kikuk ketika mendapat pujian? Ternyata, perasaan ini bisa berakar dari pengalaman masa kecil yang membentuk cara kita merespons pujian di kemudian hari.

Merasa tidak nyaman saat dipuji bukan hanya soal kerendahan hati atau rasa malu. Terkadang, ini bisa menjadi indikasi masalah lebih dalam yang berakar dari pengalaman tertentu saat masa kecil

Dilansir dari Geediting pada Rabu (16/4), berikut tujuh pengalaman masa kecil yang bisa menjelaskan mengapa sebagian orang merasa canggung saat diberi pujian.

1. Kurangnya Penguatan Positif di Masa Kecil

Salah satu penyebab utama mengapa seseorang merasa canggung saat dipuji adalah kurangnya penguatan positif di masa kecil. Anak-anak pada dasarnya membutuhkan pujian untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka. 

Pujian yang tulus memberi mereka perasaan positif dan mengajarkan mereka untuk mengaitkan perilaku baik dengan penghargaan. Namun, ketika penguatan tersebut tidak ada, anak-anak tumbuh tanpa terbiasa menerima pujian. 

Bayangkan seorang anak yang berprestasi di sekolah tetapi tidak mendapat pengakuan atau malah mendapat kritik. Anak ini akan mengasosiasikan pencapaian mereka dengan perasaan negatif, bukan kebanggaan atau pujian yang hangat.

Ketika mereka dewasa, pujian terasa asing dan membuat mereka canggung. Mereka sudah terbiasa dengan kritik, bukan pujian, sehingga menerima pujian menjadi hal yang tidak nyaman.

2. Terlalu Ditekankan Kerendahan Hati

Beberapa orang tua menekankan pentingnya kerendahan hati sejak anak-anak masih kecil. Prinsip-prinsip seperti “Jangan pamer” atau “Tidak ada yang suka orang sombong” sering diajarkan. Meskipun kerendahan hati memang nilai yang baik, terlalu menekankan hal ini dapat membuat seseorang kesulitan menerima pujian.

Saya sendiri pernah merasa canggung saat menerima pujian dan cenderung meremehkan pencapaian saya karena takut dianggap sombong. Baru setelah dewasa saya sadar bahwa kebiasaan ini berasal dari pendidikan masa kecil yang terlalu menekankan pentingnya kerendahan hati.

Jika kamu juga merasa tidak nyaman saat dipuji, mungkin kamu termasuk dalam kelompok yang "terlalu rendah hati untuk menerima pujian". Tidak masalah, kita semua sedang belajar untuk lebih menerima pujian dengan lapang dada.

3. Pengabaian Emosional di Masa Kecil

Pengabaian emosional di masa kecil sering kali tidak terlihat jelas, tetapi dampaknya bisa sangat mendalam. Ini terjadi ketika kebutuhan emosional seorang anak tidak dipenuhi oleh orang tua atau pengasuh mereka. Pengabaian ini bukan soal adanya hal buruk, tetapi kurangnya dukungan emosional, kehangatan, dan keterikatan yang dibutuhkan anak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore