Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 April 2025 | 21.02 WIB

Bisa Merusak, Ini 13 Kebohongan pada Diri Sendiri yang Harus Dihindari Menurut Psikolog

Ilustrasi berbohong pada diri sendiri. (Freepik)

JawaPos.com - Berbohong kepada orang lain dapat menghancurkan kepercayaan yang sulit dibangun kembali, tapi bagaimana jika kebohongan itu ditujukan pada diri sendiri?

Para psikolog menyebutkan bahwa bersikap tidak jujur pada diri sendiri bisa berdampak negatif pada harga diri, menghambat pertumbuhan pribadi, dan bahkan mengganggu hubungan dengan orang lain.

Dilansir dari parade.com pada Sabtu (12/4), berikut ini adalah 13 kebohongan umum yang kerap kita katakan pada diri sendiri, dan ternyata lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat. Namun, dalam beberapa kasus, kebohongan tersebut bisa memiliki sisi positif yang tak terduga.

1. "Saya akan bahagia ketika saya berhasil mencapai..."

Pernyataan ini mengandung jebakan karena menggantungkan kebahagiaan pada pencapaian tertentu yang sering kali berada di luar kendali kita.

Menurut Dr. Joel Frank, seorang psikolog dengan Duality Psychological Services, pola pikir semacam ini bisa menciptakan rasa ketidakpuasan kronis karena kebahagiaan selalu terasa seperti sesuatu yang tertunda.

Bahkan ketika tujuan tercapai, rasa hampa justru bisa muncul karena kita terbiasa mencari "hal berikutnya" tanpa pernah menikmati momen kini.

2. "Saya satu-satunya yang merasa seperti ini."

Pernyataan ini sangat umum dan sangat berbahaya. Seorang psikolog berlisensi, Dr. Craig Kain, menyebut kebohongan ini menciptakan ilusi bahwa kita sendirian dalam perjuangan emosional kita. Padahal, setelah bekerja dengan banyak klien, ia menyadari bahwa hampir tidak ada emosi atau pengalaman yang sepenuhnya unik.

Merasa "berbeda" justru bisa menciptakan rasa malu dan keterasingan, padahal banyak orang sebenarnya mengalami hal serupa.

3. "Kalau mereka tahu yang sebenarnya tentang saya…"

Pikiran ini biasanya lahir dari rasa takut ditolak. Kita takut jika orang lain tahu siapa diri kita sebenarnya, mereka akan pergi.

Namun menurut Dr. Kain, hubungan yang sehat justru dibangun dari keberanian untuk terbuka, menerima kekurangan diri sendiri, dan percaya bahwa orang yang tepat akan tetap tinggal.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore