
Ilustrasi berita di media cetak/freepik
JawaPos.com - Berita selalu menyajikan informasi terkini. Setiap beberapa menit berita selalu up to date menyajikan berbagai kabar. Mulai dari perkiraan cuaca, peristiwa bencana, dinamika politik, hingga situasi nasional maupun internasional. Tidak sedikit media yang juga menyisipkan informasi yang edukatif terkait hobi, edukasi, dan tips bermanfaat.
Topik yang sedang hangat biasanya mempengaruhi informasi pemberitaan. Mudahnya informasi saat ini membuat akses berita begitu mudah dilihat di berbagai platform media sosial.
Naasnya tidak semua informasi bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya. Banyak platform media yang lebih mengutamakan isu sensasional, isu negatif, berita hoaks, judul clickbait untuk menarik perhatian pembaca. Berita yang bersifat negatif tersebut sering memancing emosi. Tidak jarang media selalu memberikan berita yang bernuansa negatif.
Akibatnya, pengguna media sosial selalu mengalami doom scrolling, yang secara perlahan membuat mental seseorang menjadi kewalahan, akibat terus menerus menerima informasi tanpa henti. Gangguan ini bisa mempengaruhi tingkat fokus, pola tidur, waktu makan, dan tingkat stres seseorang.
Pada akhirnya, semua berada di tangan anda, hanya diri sendiri yang bisa menentukan batas sehat konsumsi berita. Untuk membantu mengatasinya, Jawa Pos sudah merangkum informasi dari laman verywellmind.com terkait pengaruh berita buruk dengan kondisi mental dan strategi mengurangi rasa kewalahan akibat terpapar informasi yang berlebihan.
Apakah menonton berita negatif dapat mempengaruhi kesehatan mental?
Informasi yang diserap setiap hari bisa mempengaruhi cara berpikir, berperilaku, dan emosi seseorang. Paparan berita negatif secara terus menerus dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik yang memicu hormon adrenalin. Dalam kondisi mental yang berada di fase rawan, bisa berdampak pada rasa kewalahan, kecemasan, depresi, dan insomnia sebagai akibat mengkonsumsi berita negatif.
Arus informasi yang terus menerus, terutama yang bersifat negatif dapat meningkatkan stres dan memicu kecemasan serta gangguan tidur (insomnia). Algoritma media sosial membuat anda terjebak di dalam siklus berita negatif.
Meskipun bersifat up to date, terpapar informasi secara berlebihan bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik, emosional, dan mental. Aktivitas doom scrolling, atau scroll berita tanpa henti dapat mengganggu pola tidur, makan, konsentrasi, dan memperburuk kondisi mental.
Pada akhirnya, semua berada di tangan anda, hanya diri sendiri yang bisa menentukan batas sehat konsumsi berita. Berikan keseimbangan antara tetap terinformasi dan menjaga kesehatan mental. Beberapa tips selanjutnya bisa membantu anda menemukan keseimbangan agar tidak terjebak di dalam paparan berita negatif.
Tips mengelola konsumsi berita
1. Membatasi waktu
Terus menerus membaca berita negatif di gawai, atau menyaksikan berita buruk di TV yang terus menyala sambil mengerjakan hal lain, bisa berdampak buruk secara emosional. Jika emosi negatif dan rasa kewalahan terus mengganggu anda, maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan membatasi waktu membaca berita kurang dari 30 menit perhari.
Cara lain yang bisa dilakukan adalah:
Mengatur algoritma: anda bisa mengabaikan atau menggunakan fitur not interested, hide post, atau why am i seeing this di platform meia sosial seperti IG, reels, TikTok, X, dan YouTube. Gunakan fitur tersebut pada postingan informasi yang memicu perasaan cemas atau marah. Sebaliknya follow akun berita yang menyajikan informasi positif, edukatif, atau hobi

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
