Ilustrasi pria narsistik.(Pexels)
JawaPos.com - Berdebat dengan orang narsistik bisa terasa seperti masuk ke dalam labirin yang tidak punya pintu keluar. Segalanya tampak jelas bagi anda, tetapi tidak bagi mereka.
Mereka akan melakukan segala cara agar terlihat menang, bahkan ketika sebenarnya mereka sadar sedang kalah debat. Nah, momen ketika mereka mulai kehilangan kendali atas adu argumen, justru jadi titik menarik untuk diamati.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (5/4) berikut ini adalah enam hal yang biasanya dilakukan orang narsistik saat menyadari mereka sudah tidak bisa lagi memenangi perdebatan.
1. Mendadak Jadi Defensif
Tiba-tiba, percakapan berubah arah. Suara yang sebelumnya penuh percaya diri mulai terdengar gemetar dan frustrasi. Di sinilah letak tanda pertama: mereka tahu bahwa mereka sedang kalah debat, dan langsung memasang mode defensif.
Bukan menjawab logika yang anda sampaikan, mereka malah menyerang balik dengan hal yang tidak ada hubungannya. Topik mulai dialihkan, kesalahan masa lalu anda diungkit, dan semua itu dilakukan semata-mata agar anda lupa siapa yang sebenarnya mulai kehilangan arah dalam adu argumen.
2. Menyerang Secara Personal
Ketika argumen tak lagi mempan, orang narsistik akan memainkan kartu lama: serangan personal. Bukannya membahas logika atau data, mereka justru melempar komentar seperti, “Kamu nggak ngerti soal ini, jadi percuma dijelasin.”
Baca Juga: Tarif Ekspor ke AS Bisa Lebih Rendah dari 32 Persen jika Industri Tekstil Indonesia Lakukan Hal Ini
Ini bukan hanya tak relevan, tapi juga menunjukkan bahwa mereka tidak punya lagi amunisi kuat untuk berdebat. Serangan ini bukan tentang siapa anda sebenarnya, melainkan cara mereka melindungi ego rapuh dari kerusakan akibat kalah debat.
3. Bermain Sebagai Korban
Salah satu trik manipulasi yang paling sering digunakan oleh narsistik adalah memainkan peran sebagai korban. Saat adu argumen makin panas dan posisi mereka makin lemah, mereka tiba-tiba berubah menjadi sosok yang tersakiti.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
