Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 April 2025 | 19.45 WIB

8 Trik Cerdas untuk Mengenali Pembohong Tanpa Mereka Sadari, Menurut Psikologi

ilustrasi orang yang berbohong. (Freepik) - Image

ilustrasi orang yang berbohong. (Freepik)

JawaPos.com – Dunia akan jauh lebih baik jika semua orang selalu berkata jujur. Namun, jangan terlalu berharap hal itu terjadi dengan mudah.

Saat bergaul dengan orang baru, Anda tidak perlu terlalu curiga namun sebaiknya tetap waspada.

Dilansir yourtango, berikut beberapa trik cerdas yang membantu Anda untuk mengenali pembohong menurut sudut pandang psikologi.

  1. Perhatikan bagaimana mereka menampilkan diri

Banyak orang merasa sedikit gugup dan minder, terutama di sekitar teman atau kenalan baru.

Mungkin saja Anda terlalu fokus pada perilaku sendiri sehingga melewatkan petunjuk penting yang disampaikan oleh tindakan dan kata-kata seseorang.

Tetaplah waspada dan jeli sehingga Anda dapat menilai apakah orang tersebut jujur atau tertutup, autentik atau ambigu.

  1. Perhatikan mata mereka

Mata seseorang mengungkapkan banyak informasi berharga. Ketika seseorang tidak jujur, mereka akan kesulitan mempertahankan kontak mata.

Terlebih lagi, orang yang suka berbohong kemungkinan akan berkedip lebih sering dari biasanya dan melihat sekeliling.

  1. Dengarkan pola bicara yang khas

Waspadalah saat orang lain mengulang pertanyaan Anda atau meminta Anda mengulanginya.

Ini adalah taktik mengulur waktu atau menghindari keheningan yang canggung.

Keraguan dan gumam juga merupakan indikator bahwa orang tersebut mungkin berbohong.

Waspadalah terhadap kata-kata berlebihan karena orang yang tidak jujur sering kali mengungkap jati dirinya dengan terus-menerus memberikan penjelasan yang bertele-tele.

  1. Membaca reaksi nonverbal 

Penelitian menunjukkan bahwa banyak komunikasi manusia bersifat non-verbal dan disampaikan melalui posisi dan postur tubuh, nada suara, serta ekspresi wajah.

Perhatikan setiap gerakan gelisah yang berlebihan, postur defensif seperti melipat tangan dengan erat, mengerucutkan bibir, menutup mulut dengan tangan, dan perilaku memainkan rambut atau merapikan pakaian.

  1. Waspadalah terhadap fakta yang tidak sesuai

Saat berbincang, teman Anda menceritakan sebagian kisah hidupnya. Namun, di lain waktu, beberapa detailnya tidak konsisten.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore