Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 00.55 WIB

8 Tanda Awal yang Bisa Membantu Anda Mengenali Seorang Narsisis dalam Dua Menit Pertama, Menurut Psikolog

10 Tanda Halus Seseorang Bukan Narsisis, tetapi Orang Jahat, Menurut Psikologi - Image

10 Tanda Halus Seseorang Bukan Narsisis, tetapi Orang Jahat, Menurut Psikologi

JawaPos.com - Ada perbedaan tipis antara percaya diri dan narsisme. Dalam beberapa situasi, orang dengan kepribadian narsistik tampak sangat karismatik, sehingga sulit untuk mengenali mereka sejak awal pertemuan.

Namun, bagaimana jika Anda bisa mengidentifikasinya hanya dalam dua menit pertama interaksi?

Seorang psikolog mengungkapkan bahwa ada delapan tanda utama yang dapat membantu Anda mengenali seorang narsisis sejak awal.

Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Rabu, 19 Maret 2025. Artikel ini akan membahas tanda-tanda tersebut, memungkinkan Anda untuk lebih berhati-hati dalam memilih lingkungan sosial, baik dalam hubungan pribadi maupun profesional.

1. Bahasa yang Digunakan Mengarah ke Diri Sendiri

Orang narsisis sering kali sangat fokus pada diri mereka sendiri, dan hal ini tercermin dalam cara mereka berbicara. Mereka cenderung lebih sering menggunakan kata ganti orang pertama seperti "saya", "aku", dan "milik saya" dibandingkan orang kebanyakan.

Dalam dua menit pertama perkenalan, perhatikan apakah lawan bicara Anda sering mengarahkan percakapan kembali pada dirinya sendiri. Jika iya, ini bisa menjadi tanda awal bahwa Anda sedang berhadapan dengan seorang narsisis.

2. Mendominasi Percakapan

Narsisis senang menjadi pusat perhatian. Mereka sering kali berbicara tanpa henti tentang pencapaian mereka, pandangan mereka, dan pengalaman pribadi mereka.

Bahkan ketika Anda mencoba untuk berbicara, mereka akan menemukan cara untuk membawa topik kembali ke diri mereka sendiri.

Jika dalam interaksi awal Anda merasa seperti hanya menjadi pendengar dalam "monolog" seseorang, waspadalah. Itu bisa jadi salah satu ciri seorang narsisis.

3. Pesona yang Berlebihan

Banyak narsisis memiliki kepribadian yang memikat di awal perkenalan. Mereka bisa sangat menawan dan mengesankan, tetapi jangan langsung terpikat.

Pesona ini sering kali digunakan sebagai alat untuk menarik perhatian dan mendapatkan kekaguman. Seiring berjalannya waktu, sisi asli mereka bisa mulai terlihat—kurangnya empati dan kecenderungan untuk memanipulasi.

4. Kurangnya Empati

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore