
10 Tanda Halus Seseorang Bukan Narsisis, tetapi Orang Jahat, Menurut Psikologi
JawaPos.com - Ada perbedaan tipis antara percaya diri dan narsisme. Dalam beberapa situasi, orang dengan kepribadian narsistik tampak sangat karismatik, sehingga sulit untuk mengenali mereka sejak awal pertemuan.
Namun, bagaimana jika Anda bisa mengidentifikasinya hanya dalam dua menit pertama interaksi?
Seorang psikolog mengungkapkan bahwa ada delapan tanda utama yang dapat membantu Anda mengenali seorang narsisis sejak awal.
Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Rabu, 19 Maret 2025. Artikel ini akan membahas tanda-tanda tersebut, memungkinkan Anda untuk lebih berhati-hati dalam memilih lingkungan sosial, baik dalam hubungan pribadi maupun profesional.
1. Bahasa yang Digunakan Mengarah ke Diri Sendiri
Orang narsisis sering kali sangat fokus pada diri mereka sendiri, dan hal ini tercermin dalam cara mereka berbicara. Mereka cenderung lebih sering menggunakan kata ganti orang pertama seperti "saya", "aku", dan "milik saya" dibandingkan orang kebanyakan.
Dalam dua menit pertama perkenalan, perhatikan apakah lawan bicara Anda sering mengarahkan percakapan kembali pada dirinya sendiri. Jika iya, ini bisa menjadi tanda awal bahwa Anda sedang berhadapan dengan seorang narsisis.
2. Mendominasi Percakapan
Narsisis senang menjadi pusat perhatian. Mereka sering kali berbicara tanpa henti tentang pencapaian mereka, pandangan mereka, dan pengalaman pribadi mereka.
Bahkan ketika Anda mencoba untuk berbicara, mereka akan menemukan cara untuk membawa topik kembali ke diri mereka sendiri.
Jika dalam interaksi awal Anda merasa seperti hanya menjadi pendengar dalam "monolog" seseorang, waspadalah. Itu bisa jadi salah satu ciri seorang narsisis.
3. Pesona yang Berlebihan
Banyak narsisis memiliki kepribadian yang memikat di awal perkenalan. Mereka bisa sangat menawan dan mengesankan, tetapi jangan langsung terpikat.
Pesona ini sering kali digunakan sebagai alat untuk menarik perhatian dan mendapatkan kekaguman. Seiring berjalannya waktu, sisi asli mereka bisa mulai terlihat—kurangnya empati dan kecenderungan untuk memanipulasi.
4. Kurangnya Empati

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
