Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 21.14 WIB

Seni Mempertahankan Harga Diri: Kenali 6 Cara Efektif Agar Tidak Haus Validasi dari Orang Lain

Ilustrasi orang yang bahagia mempertahankan harga dirinya. (Freepik.com/benzoix) - Image

Ilustrasi orang yang bahagia mempertahankan harga dirinya. (Freepik.com/benzoix)

JawaPos.com - Salah satu seni dalam mempertahankan harga diri adalah dengan tidak haus akan validasi dari orang lain.

Hal ini sangat penting dikembangkan karena sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini, ketika orang-orang memakai fitur media sosial untuk mencari pengakuan atas pencapaian yang didapat.

Melansir dari laman Hack Spirit pada Rabu (19/03) kenali 6 cara efektif agar kita tidak haus validasi dari orang lain

1. Kenali harga diri

Perjalanan untuk mengenali harga diri dimulai ketika kita mampu mempertanyakan mengapa harus membutuhkan validasi eksternal ini.

Langkah pertama untuk membebaskan diri dari mencari validasi adalah menyadari bahwa harga dirimu tidak bergantung pada faktor eksternal. Ini tentang memahami bahwa kamu sangat, terlepas dari pandangan orang lain.

2. Berlatih belas kasih pada diri sendiri

Sering kali kita menyalahkan diri sendiri atas setiap kesalahan kecil, yang hanya menyebabkan lebih banyak stres dan kecemasan.

Ini tentang bersikap baik dan memahami diri sendiri ketika gagal atau membuat kesalahan, daripada bersikap kasar dan kritis.

Mempraktikkan belas kasih terhadap diri sendiri telah menjadi pengubah hidup. Ketika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana, alih-alih memarahi diri sendiri, cobalah beri pengertian yang lebih positif.

Dengan mempraktikkan kasih sayang pada diri sendiri, kamu dapat menumbuhkan hubungan yang lebih sehat dan mengurangi kebutuhan akan validasi dari orang lain.

3. Memahami dampak dari perbandingan sosial

Di dunia digital saat ini, menjadi terlalu mudah untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Platform media sosial menawarkan aliran sorotan konstan dari kehidupan orang lain yang dapat membuat kita merasa seperti tertinggal atau tidak melakukan dengan cukup baik.

Orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial, memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami depresi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore