
Ilustrasi sial (KamranAydinov/freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menyimpan barang-barang di rumah tanpa menyadari bahwa beberapa di antaranya bisa membawa energi negatif.
Kepercayaan Jawa mengajarkan bahwa benda-benda tertentu dapat mempengaruhi keseimbangan energi di dalam rumah.
Jika tidak segera disingkirkan, barang-barang ini bisa membawa dampak buruk seperti rezeki yang seret, pertengkaran dalam rumah tangga, bahkan gangguan dari makhluk halus.
Jika kamu masih menyimpan benda-benda berikut ini, mungkin sudah saatnya untuk berbenah dan membuangnya agar kehidupan lebih harmonis dan penuh keberuntungan.
1. Cermin Retak atau Pecah: Cermin yang retak sering dianggap sebagai simbol kehancuran dalam kehidupan. Dalam primbon Jawa, cermin pecah bisa membawa kesialan, terutama jika dibiarkan di dalam rumah.
Konon, cermin yang rusak bisa menjadi portal bagi makhluk halus untuk masuk ke dunia manusia. Daripada menyimpan benda ini, lebih baik segera dibuang dan diganti dengan yang baru.
2. Jam Dinding yang Mati: Jam melambangkan perjalanan waktu dan kehidupan. Jika ada jam dinding yang mati atau rusak di rumahmu, itu bisa menandakan rezeki yang terhambat atau keberuntungan yang terhenti.
Agar energi tetap mengalir dengan baik, segera ganti baterai jam atau perbaiki jika masih bisa digunakan. Jika sudah rusak parah, sebaiknya singkirkan saja.
3. Sapu yang Diletakkan Terbalik: Kebiasaan meletakkan sapu secara sembarangan, apalagi dalam posisi terbalik, dipercaya bisa mengundang pertengkaran dan konflik dalam rumah tangga. Selain itu, dalam beberapa kepercayaan, sapu yang diletakkan terbalik bisa menarik makhluk halus ke dalam rumah. Pastikan sapumu selalu disimpan dengan rapi agar rumah tetap tenteram.
4. Barang Pecah Belah yang Retak: Guci, piring, atau gelas yang retak atau pecah sebaiknya segera disingkirkan. Menurut kepercayaan Jawa, benda-benda ini melambangkan rezeki yang bocor dan hubungan keluarga yang tidak harmonis. Jika ada barang pecah belah yang sudah tidak bisa diperbaiki, lebih baik dibuang agar tidak membawa energi buruk ke dalam rumah.
5. Pakaian Lama yang Lusuh atau Robek: Pakaian yang sudah tidak layak pakai sering kali tetap disimpan dengan alasan sentimental atau sayang untuk dibuang. Namun, dalam kepercayaan Jawa, pakaian yang lusuh atau robek bisa membawa energi negatif yang menghambat rezeki dan kemajuan hidup.
Jika masih layak, lebih baik disumbangkan. Jika sudah tidak bisa digunakan, segera buang agar tidak menyimpan aura buruk.
6. Sepatu atau Sandal yang Ditumpuk Sembarangan: Menumpuk sepatu atau sandal secara berantakan di depan pintu atau dalam rumah dipercaya bisa menyebabkan energi yang tidak stabil.
Hal ini bisa berujung pada konflik, kebingungan, dan ketidaknyamanan dalam keluarga. Agar rumah tetap nyaman dan harmonis, biasakan menyusun sepatu dan sandal dengan rapi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
