
Ilustrasi media sosial. (Photo by Magnus Mueller/Freepik)
JawaPos.com - Saat ini, media sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Keberadaannya memberikan banyak kemudahan, mulai dari komunikasi tanpa batas, akses informasi yang cepat, hingga hiburan yang beragam.
Banyak orang tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menjelajahi berbagai platform, yang bisa menjadi tanda kecanduan.
Seseorang yang sudah kecanduan media sosial cenderung merasa gelisah atau tidak nyaman jika tidak membuka aplikasi dalam waktu tertentu.
Bahkan, dalam kasus yang lebih parah, kondisi ini bisa menyebabkan kecemasan berlebih, stres, hingga menurunnya rasa percaya diri.
Menurut pid.kepri.polri.go.id, kecanduan media sosial juga bisa memicu kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, yang berisiko menimbulkan perasaan tidak puas dan depresi.
Halodoc pun menyebutkan bahwa kecanduan ini dapat berdampak buruk pada kualitas hidup seseorang. Di balik manfaatnya, penggunaan media sosial yang berlebihan bisa berdampak negatif.
Karena itulah, penting untuk mulai membatasi penggunaan media sosial agar tetap terkendali dan tidak berdampak buruk pada kesehatan mental maupun keseharian. Lalu, bagaimana cara mengatasi kecanduan media sosial? Mari simak solusinya!
Baca Juga: Orang yang Menguasai Lebih dari Satu Bahasa Sering Punya 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi
Salah satu pemicu terbesar kecanduan media sosial adalah notifikasi yang terus-menerus muncul. Cobalah untuk mematikan notifikasi dari aplikasi yang tidak begitu penting agar Anda bisa lebih fokus pada aktivitas lain tanpa tergoda untuk terus membuka media sosial.
Saat sedang bersama keluarga atau teman, cobalah untuk benar-benar hadir dalam percakapan dengan menyimpan ponsel. Kehadiran yang berkualitas bukan hanya sekadar fisik, tetapi juga energi dan perhatian yang Anda berikan.
Bayangkan jika Anda berbicara dengan seseorang yang lebih sibuk menatap layar ponselnya daripada mendengarkan Anda. Tentu terasa tidak menyenangkan, bukan? Maka dari itu, hargai lawan bicara dengan memberikan perhatian penuh saat berinteraksi.
Jika Anda memiliki banyak akun media sosial yang jarang digunakan, pertimbangkan untuk menghapusnya. Marie Potter, Marketing Director for Professional Organizers di Kanada, menyarankan untuk mengonsolidasikan perangkat dan hanya mempertahankan platform yang benar-benar dibutuhkan. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi waktu yang dihabiskan di dunia maya.
Baca Juga: Apapun yang Terjadi, Orang Cerdas Pasti Menemukan Kesejahteraan dengan Mengendalikan 5 Situasi Ini
Media sosial bisa memberikan manfaat jika digunakan dengan tepat. Oleh karena itu, cobalah untuk lebih selektif dalam memilih platform yang benar-benar dibutuhkan.
Tidak perlu memiliki semua akun media sosial, cukup gunakan yang paling sering Anda akses untuk menghindari ketergantungan berlebih.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
