Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Maret 2025 | 15.50 WIB

7 Kebiasaan Orang Kaya Baru Ini Bikin Orang Kaya Lama Geleng-Geleng Kepala Menurut Psikologi, Salah Satunya Gila Tren

Ilustrasi orang kaya baru. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang kaya baru. (Freepik)

JawaPos.com – Tanpa disadari, ada banyak kebiasaan buruk yang dilakukan orang kaya baru yang menjengkelkan di mata orang kaya lama. Perbedaan antara mereka memang bukan hanya soal jumlah uang, tapi juga bagaimana mereka melihat kekayaan.

Orang kaya baru cenderung lebih mencolok, mengejar pengakuan, dan mengutamakan barang material. Sementara orang kaya lama lebih menghargai nilai-nilai seperti warisan keluarga, pengalaman hidup, dan kontribusi sosial.

Di satu sisi, orang kaya baru sering kali ingin menunjukkan status mereka dengan cara yang mencolok. Sementara itu, orang kaya lama cenderung merasa risih melihat aksi pamer tersebut.

Lalu, apa saja kebiasaan orang kaya baru yang bikin orang kaya lama merasa tidak nyaman? Dan mengapa hal itu terjadi dari sudut pandang psikologi?

Berikut adalah tujuh kebiasaan yang sering diperlihatkan orang kaya baru dan membuat orang kaya lama mengernyit, dikutip dari News Reports, Minggu (16/3).

  1. Pamer kekayaan berlebihan

Orang kaya baru kerap menampilkan kekayaan mereka secara terang-terangan—mulai dari mobil mewah, pakaian desainer, hingga pesta glamor. Sementara itu, orang kaya lama justru menganggap sikap ini berlebihan dan kurang elegan.

Menurut teori kebutuhan Abraham Maslow, setelah kebutuhan dasar terpenuhi, manusia ingin mendapatkan pengakuan dan penghargaan sosial. Itulah sebabnya orang kaya baru sering memanfaatkan harta mereka sebagai simbol status.

Namun, bagi orang kaya lama yang telah terbiasa dengan kekayaan selama beberapa generasi, sikap ini terasa dangkal. Mereka lebih menghargai warisan keluarga, pengalaman, dan hubungan sosial daripada sekadar barang mewah.

  1. Gila tren dan barang baru

Pernah melihat orang kaya baru yang selalu ingin memiliki barang terbaru, entah itu gadget, mobil, atau tren investasi terbaru?

Mereka memiliki kecenderungan untuk terus mengejar sesuatu yang baru sebagai bentuk eksistensi. Psikolog Carl Jung pernah mengatakan bahwa "setiap bentuk kecanduan itu buruk," dan dalam hal ini, ketergantungan pada tren terbaru juga bisa menjadi kecanduan tersendiri.

Sementara orang kaya lama lebih menghargai stabilitas dan nilai jangka panjang, orang kaya baru lebih fokus pada sensasi memiliki sesuatu yang baru. Inilah yang membuat orang kaya lama merasa sikap ini terlalu dangkal dan tidak substansial.

  1. Kurang subtil dalam menunjukkan status

Orang kaya baru sering kali ingin memastikan semua orang tahu tentang pencapaian dan koneksi mereka.

Mereka mungkin sering mengadakan pesta besar hanya untuk pamer, atau menyebut nama orang terkenal yang mereka kenal dalam setiap percakapan.

Bagi orang kaya lama, sikap ini terasa seperti usaha berlebihan untuk mendapatkan pengakuan. Mereka lebih menghargai kerendahan hati dan percaya bahwa kekayaan tidak perlu selalu diumbar untuk mendapatkan rasa hormat.

  1. Haus pengakuan di media sosial

Lihat saja Instagram atau TikTok, dan anda pasti menemukan orang kaya baru yang memamerkan gaya hidup mewah mereka.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore