Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 17.21 WIB

Jika Seorang Pria Mudah Tersinggung, Dia Mungkin Kekurangan 5 Ciri Kecerdasan Emosional Ini

Ilustrasi pria mudah tersinggung dan marah (freepik/karlyukav)

JawaPos.com - Pernah memperhatikan bagaimana beberapa orang lepas kendali dengan ketidaknyamanan sekecil apa pun?

Sepertinya mereka memiliki sekering pendek yang terus menyala, dan Anda tidak bisa tidak berpikir, " Wow, apa yang membuatnya begitu gusar?” Dari tempat saya duduk, jenis iritasi pemicu cepat itu sering kali menunjukkan beberapa celah dalam kecerdasan emosional.

Dan kabar baiknya adalah, kecerdasan emosional dapat dikembangkan dengan sedikit usaha dan kesadaran.

Dalam bagian ini, saya akan membagikan sembilan ciri kritis kecerdasan emosional yang, jika hilang, dapat membuat seorang pria (atau benar-benar, siapa pun) tertatih-tatih di ambang frustrasi terus-menerus. Dikutip dari geediting pada Rabu (12/3), mari kita langsung masuk.

1) Kesadaran diri

Saya telah menyebutkan ini sebelumnya di posting sebelumnya, tetapi kesadaran diri adalah landasan kecerdasan emosional. Jika seorang pria sering merasa kesal, kemungkinan besar dia tidak menyesuaikan diri dengan pola emosinya sendiri.

Kesadaran diri berarti berhubungan dengan apa yang Anda rasakan dan mengapa Anda merasakannya.

Tanpa itu, frustrasi merayap masuk, dan naluri pertama adalah menyerang daripada berhenti sejenak untuk merenungkan akar masalahnya.

Saya tidak mengatakan saya punya setiap solusi, tetapi saya tahu bahwa mundur selangkah untuk memperhatikan pemicu Anda sendiri adalah pengubah permainan.

Saya ingat suatu saat ketika saya pulang dari pekerjaan kantor lama saya dan membentak semua orang. Saya segera menyadari bahwa masalah sebenarnya bukanlah keluarga saya, tetapi stres yang saya bawa dari pekerjaan.

Jika Anda merasa seperti mendidih sepanjang hari, mungkin sudah waktunya untuk sedikit introspeksi. Tanyakan pada diri Anda: apa yang benar-benar mengganggu saya, dan apakah itu layak untuk dibongkar pada orang-orang di sekitar saya?

2) Empati

Dalam pengalaman saya, empati berjalan seiring dengan menjaga ketenangan Anda. Ketika seorang pria berjuang untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain, kejengkelan mengambil alih kursi pengemudi.

Ini seperti hanya mendengarkan stasiun radio favorit Anda dan tidak pernah menyetel frekuensi lain. Ketika Anda tidak dapat mengenali atau mengakui perasaan orang lain, kesalahpahaman menumpuk.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore