Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 01.49 WIB

7 Sinyal Rahasia dari Bahasa Tubuh yang Mengungkap Kebohongan: Bongkar Gestur Mereka!

Ilustrasi seseorang yang berbohong (Dok. Pexels) - Image

Ilustrasi seseorang yang berbohong (Dok. Pexels)

JawaPos.com - Pernah merasa ada yang tidak beres saat lawan bicaramu berbicara? Ternyata, selain kata-kata, tubuh juga 'berbicara' lewat gestur-gestur halus yang bisa mengungkap apakah seseorang sedang menyembunyikan kebenaran. Di balik setiap tatapan dan gerakan, tersimpan pesan yang kadang bisa menguak rahasia kebohongan.

Dilansir dari laman Geediting pada Minggu (09/03), berikut adalah kumpulan sinyal dari bahasa tubuh yang bisa jadi petunjuk bahwa ada sesuatu yang tidak sesuai.

1. Mata Bicara

Mata adalah jendela jiwa, dan mereka tidak bisa bohong. Kalau seseorang sering menghindari kontak mata atau malah menatap berlebihan, itu bisa jadi tanda ada sesuatu yang ingin disembunyikan. Tatapan yang terlalu intens kadang merupakan upaya sadar untuk membuktikan kejujuran, padahal justru itu sinyal bahwa otak sedang bekerja keras menutupi kebenaran.

Di sisi lain, jika mata selalu melirik ke arah lain atau seakan menghindar, itu merupakan pertanda rasa bersalah atau ketidaknyamanan saat berbicara. Jadi, jangan remehkan kekuatan pandangan, karena mata sering kali memberi tahu lebih banyak daripada kata-kata.

2. Bibir yang 'Menyelinap'

Bibir juga punya cerita tersendiri saat seseorang berbohong. Pernah tidak kamu perhatikan kalau bibir tiba-tiba menyempit atau tampak 'menghilang' ketika ada pertanyaan penting? Ini bisa jadi mekanisme tubuh untuk menahan diri dalam mengungkapkan fakta yang sebenarnya.

Gerakan bibir yang tiba-tiba berubah bisa jadi pertanda bahwa otak sedang berusaha keras menyusun cerita palsu. Jadi, perhatikan juga ekspresi bibir, karena mereka mungkin sedang berusaha menyembunyikan kenyataan yang sebenarnya.

Ketika kita berbohong, tubuh sering merespon dengan gerakan kecil yang tidak disengaja, seperti kedutan ringan pada wajah atau mata yang bergetar. Ini adalah sinyal mikro yang sulit disembunyikan dan muncul sebagai respons terhadap stres saat menyusun kebohongan.

Gerakan-gerakan kecil ini bisa terjadi dalam hitungan detik dan sering kali luput dari perhatian. Namun, bagi yang jeli, kedutan halus tersebut bisa menjadi petunjuk bahwa ada tekanan emosional yang tidak diungkapkan secara verbal.

4. Kegelisahan di Ujung Jari

Seseorang yang berbohong cenderung menunjukkan tanda-tanda kegelisahan, salah satunya dengan menggerakkan jari atau tangan tanpa sadar. Gerakan menggelitik, mengetuk, atau memutar jari bisa menjadi tanda bahwa pikiran sedang sibuk mencari-cari kata-kata yang pas untuk menutupi kebenaran.

Kebiasaan fidgeting ini sebenarnya merupakan bentuk pelepasan stres. Tapi, jika kamu melihatnya secara konsisten saat seseorang menjawab pertanyaan penting, ada kemungkinan besar mereka sedang menutupi sesuatu.

5. Terlalu Banyak Anggukan

Nod atau anggukan biasanya dianggap sebagai tanda setuju, namun ketika dilakukan secara berlebihan, bisa jadi itu strategi untuk meyakinkan diri sendiri dan orang lain akan kebenaran yang sebenarnya dipertanyakan. Terlalu banyak anggukan bisa mengindikasikan upaya keras untuk menutup-nutupi kekosongan dalam cerita.

Jadi, bila seseorang mulai nodding melebihi batas wajar, mungkin itu adalah sinyal bahwa dia merasa harus berlebihan agar terlihat percaya diri dan jujur.

6. Postur Tubuh Defensif

Sikap tubuh yang tiba-tiba berubah menjadi tertutup, misalnya menyilangkan lengan atau menjauhkan diri merupakan salah satu indikator umum saat seseorang merasa terpojok oleh kebohongan mereka. Postur defensif ini adalah refleks alami untuk melindungi diri dari kemungkinan konflik yang muncul akibat kebohongan tersebut.

Gerakan seperti membelakangi atau menjaga jarak juga bisa menjadi cara tubuh untuk menandai bahwa dia ingin menyembunyikan sesuatu. Postur yang kaku dan tertutup adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak ingin diceritakan.

7. Kaki yang Selalu Bergerak

Tanda terakhir yang tidak kalah menarik adalah pergerakan kaki yang terus menerus. Seseorang yang merasa tidak nyaman karena sedang berbohong cenderung menunjukkan kegelisahan melalui gerakan kaki yang terus bergeser. Kaki yang tak henti-hentinya bergerak bisa jadi simbol keinginan untuk ‘melarikan diri’ dari situasi yang tidak nyaman.

Perubahan posisi kaki ini sering kali muncul sebagai tanda bahwa pikiran sedang mencari-cari jalan keluar atau solusi untuk menghindari pertanyaan yang membingungkan. Jadi, gerakan kaki yang aktif bisa jadi pertanda bahwa ada yang harus diwaspadai.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore