
Ilustrasi karakter yang dimiliki pemimpin baik dan bijaksana (rawpixel.com/freepik.com)
JawaPos.com - Pada tahun 1959, ketika Peter Drucker, seorang pakar teori manajemen, menciptakan istilah pekerja pengetahuan, banyak orang yang belum memahami maksudnya. Akan tetapi, sejak saat itu pekerja pengetahuan telah mendominasi dunia kerja.
Saat ini, tujuh dari sepuluh perusahaan dengan nilai tertinggi di dunia adalah perusahaan teknologi yang menjadi lingkungan ideal bagi para pekerja pengetahuan. Sekarang, lebih dari 65 tahun usai munculnya ekonomi pengetahuan, kita akan segera memasuki era baru yang dikenal ekonomi kebijaksanaan.
Dalam era ini, kecerdasan buatan akan menjadi hal umum, sementara kebijaksanaan manusia akan menjadi aset yang sangat berharga dan semakin langka. Mengutip Inc, berikut ini beberapa karakter yang dimiliki pemimpin baik dan bijaksana dalam menjalankan bisnisnya.
1. Memahami pola
Pada masa paruh baya, otak kita mengalami sedikit penyusutan yang dapat memicu penurunan daya ingat dan kecepatan berpikir. Namun, seiring bertambahnya usia, kemampuan menyintesis informasi justru meningkat. Kondisi ini disebabkan oleh kemampuan otak yang lebih tua untuk berpindah antara fungsi otak kiri dan otak kanan dengan lebih efisien, memperkaya cara kita memproses informasi.
Seorang pemimpin yang bijaksana memiliki otak yang berfungsi secara holistik, memungkinkan mereka melihat gambaran besar, bukan hanya bagian-bagiannya. Kemampuan ini juga memberinya perspektif yang lebih luas, sehingga mereka dapat memahami konsekuensi jangka panjang dari keputusan yang diambil dalam jangka pendek dengan lebih tajam.
2. Wawasan yang jujur
Seiring berjalannya waktu dan pengalaman, seseorang akan memperoleh pandangan yang semakin jelas, wawasan intuitif yang tajam, serta keberanian menyampaikan pemikiran-pemikiran tersebut. Seorang pemimpin yang bijak memiliki kemampuan mengesampingkan segala hal yang tidak relevan, sehingga bisa fokus pada inti permasalahan yang benar-benar penting, baik dalam wawancara kerja maupun pada diskusi strategis.
Banyak pemimpin bijaksana yang kini tidak lagi berupaya mengesankan orang lain atau membuktikan diri mereka sendiri. Inilah yang menciptakan keaslian dalam pandangan mereka yang meski terlihat sederhana, namun terjalin dengan kecerdasan dan pemikiran yang mendalam. Keaslian ini, walau sederhana, tetap tampak cemerlang dan terasah, mencerminkan kedalaman pengalaman mereka.
3. Refleksi diri dan kehadiran
Pengetahuan bisa berbicara dengan lantang, tetapi kebijaksanaan mengajarkan kita mendengarkan dengan penuh perhatian. Namun, mendengarkan yang dimaksud di sini tidak hanya sebatas mendengarkan dengan telinga kita secara fisik. Mendengarkan secara autentik jauh lebih dalam dari itu. Ini berarti memberikan perhatian penuh pada apa yang ada di sekitar kita, termasuk terhadap suara hati dan pikiran kita sendiri.
Sebuah bentuk kesadaran yang lebih besar dimulai dengan mendengarkan suara batin kita, memahami perasaan yang muncul, dan merasakan energi yang ada di dalam suatu ruang. Seorang pemimpin yang bijaksana, misalnya, tidak hanya mendengarkan kata-kata yang diucapkan oleh orang lain, tetapi juga menyelami makna yang tersirat di balik kata-kata tersebut.
Mereka dapat merasakan energi di sekitar mereka, memberi wawasan lebih dalam tentang situasi yang dihadapi. Ini bukan sekadar mendengarkan, tetapi kemampuan untuk merasakan, memahami, dan menangkap makna yang tidak terungkap secara langsung. Dengan mendengarkan secara autentik, kita bisa menemukan kearifan tersembunyi di setiap percakapan.
4. Terbuka terhadap perbedaan pendapat
Pada tahun 2012, Proyek Aristoteles Google menganalisis ratusan tim internal dan menemukan bahwa faktor terpenting dalam tim yang efektif adalah sejauh mana anggota tim merasa aman secara psikologis. Keamanan ini tercipta di lingkungan penuh perhatian dan minim reaksi emosional yang biasanya dibangun oleh pemimpin bijaksana yang peduli dan mampu mengesampingkan kepentingan pribadi demi fokus pada kepentingan kelompok.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
