Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2026 | 02.48 WIB

Stafsus Ungkap Momen Eks Menag Yaqut Marah saat Tahu Ada Dugaan Korupsi Haji

Sejumlah Staf Khusus Menteri Agama (Menag) periode 2021-2024 Yaqut Cholil Qoumas, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (22/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com) - Image

Sejumlah Staf Khusus Menteri Agama (Menag) periode 2021-2024 Yaqut Cholil Qoumas, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (22/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas disebut sempat menunjukkan kemarahan ketika mengetahui adanya dugaan praktik korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Momen tersebut diungkapkan Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Bidang Hukum dan Pengawasan, Abdul Qodir, saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (22/9).

Menurut Abdul Qodir, peristiwa itu terjadi dalam sebuah pertemuan yang digelar di Hotel Yuwan Garden, kawasan Pasar Baru, Jakarta. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Agama (Kemenag), mulai dari para direktur jenderal, inspektur jenderal, staf khusus, staf ahli, hingga tenaga ahli.

Abdul Qodir menjelaskan, pertemuan tersebut bukan ditujukan untuk membahas persoalan teknis penyelenggaraan haji secara mendalam. Namun, dia mengingat Yaqut saat itu menyampaikan kemarahan terkait adanya persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

"Yang seingat saya pada saat itu Menteri marah. Menteri marah, Menteri menyampaikan bahwa, 'Ini kenapa ada seperti ini? Kalau ada di antara kalian yang kemudian...' Nah, saya lupa bahasanya, 'maling' atau 'ngambil duit' dari haji, 'kalian sampaikan sekarang!'" kata Abdul Qodir dalam persidangan.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Abdul Qodir, Yaqut meminta siapa pun yang mengetahui adanya dugaan korupsi dalam penyelenggaraan haji agar tidak menutup-nutupinya. Dia menyebut mantan Menag tersebut meminta informasi itu disampaikan secara terbuka.

"Taruh di atas meja," ucap Abdul Qodir, menirukan pernyataan Menteri Agama saat itu.

Yaqut juga disebut memberikan kesempatan kepada jajarannya untuk menyampaikan informasi secara langsung setelah pertemuan selesai. Kesempatan tersebut diberikan bagi mereka yang mengetahui adanya persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

"Kalau ada, sampaikan sekarang atau nanti boleh ketemu saya setelah pertemuan ini," beber Abdul Qodir, kembali mengingat pesan Menteri Agama saat itu.

Abdul Qodir menggambarkan pertemuan tersebut lebih banyak diisi arahan dari Yaqut. Menurut dia, tidak banyak terjadi diskusi dua arah karena sebagian besar pejabat yang hadir lebih banyak mendengarkan penjelasan dan arahan Menteri Agama.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore