
Sejumlah Staf Khusus Menteri Agama (Menag) periode 2021-2024 Yaqut Cholil Qoumas, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (22/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas disebut sempat menunjukkan kemarahan ketika mengetahui adanya dugaan praktik korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Momen tersebut diungkapkan Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Bidang Hukum dan Pengawasan, Abdul Qodir, saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (22/9).
Menurut Abdul Qodir, peristiwa itu terjadi dalam sebuah pertemuan yang digelar di Hotel Yuwan Garden, kawasan Pasar Baru, Jakarta. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Agama (Kemenag), mulai dari para direktur jenderal, inspektur jenderal, staf khusus, staf ahli, hingga tenaga ahli.
Abdul Qodir menjelaskan, pertemuan tersebut bukan ditujukan untuk membahas persoalan teknis penyelenggaraan haji secara mendalam. Namun, dia mengingat Yaqut saat itu menyampaikan kemarahan terkait adanya persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
"Yang seingat saya pada saat itu Menteri marah. Menteri marah, Menteri menyampaikan bahwa, 'Ini kenapa ada seperti ini? Kalau ada di antara kalian yang kemudian...' Nah, saya lupa bahasanya, 'maling' atau 'ngambil duit' dari haji, 'kalian sampaikan sekarang!'" kata Abdul Qodir dalam persidangan.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut Abdul Qodir, Yaqut meminta siapa pun yang mengetahui adanya dugaan korupsi dalam penyelenggaraan haji agar tidak menutup-nutupinya. Dia menyebut mantan Menag tersebut meminta informasi itu disampaikan secara terbuka.
"Taruh di atas meja," ucap Abdul Qodir, menirukan pernyataan Menteri Agama saat itu.
Yaqut juga disebut memberikan kesempatan kepada jajarannya untuk menyampaikan informasi secara langsung setelah pertemuan selesai. Kesempatan tersebut diberikan bagi mereka yang mengetahui adanya persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
"Kalau ada, sampaikan sekarang atau nanti boleh ketemu saya setelah pertemuan ini," beber Abdul Qodir, kembali mengingat pesan Menteri Agama saat itu.
Abdul Qodir menggambarkan pertemuan tersebut lebih banyak diisi arahan dari Yaqut. Menurut dia, tidak banyak terjadi diskusi dua arah karena sebagian besar pejabat yang hadir lebih banyak mendengarkan penjelasan dan arahan Menteri Agama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022