
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mayjen TNI Muhammad Nas. (Istimewa)
JawaPos.com - Aksi Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jalan Trans Wamena pada Selasa (15/9) memantik atensi dari Mabes TNI. Penguatan pengamanan dilakukan pasca penembakan terhadap seorang sopir bernama Aris Sanda.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Mohammad Nas menegaskan bahwa instansinya tidak akan membiarkan kelompok bersenjata tersebut melakukan kekerasan secara terus-menerus terhadap masyarakat sipil di Papua.
”TNI akan terus melindungi masyarakat dan memastikan kelompok bersenjata tidak leluasa melakukan kekerasan terhadap warga sipil. Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku,” kata dia kepada awak media pada Rabu (16/9).
Saat ini, Koops TNI Habema sebagai kepanjangan tangan Mabes TNI di Papua terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan terkait. Tujuannya untuk meningkatkan pengamanan, khususnya pada jalur transportasi dan wilayah yang menjadi akses penting bagi masyarakat.
TNI juga mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memerintahkan jajarannya segera mengevakuasi jenazah serta memperkuat pengamanan dan mencari pelaku.
”Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat. Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Jenazah dan mobil Aris Sanda, korban penembakan oleh OPM dan KKB ditemukan oleh Koops TNI Habema di Jalan Trans Wamena. Saat ini, evakuasi masih berlangsung.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Infanteri M.Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa temuan itu diperoleh setelah para prajurit dari Koops TNI Habema melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Mereka menemukan 1 jenazah dan mobil dalam keadaan terbakar.
”Saat ini proses evakuasi jenazah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Wirya.
Evakuasi tersebut dilakukan dengan tetap memerhatikan keamanan personel dan situasi di lapangan. Selain evakuasi jenazah korban, pendalaman atas kronologi peristiwa yang diduga terjadi pada Selasa (15/9) jga dilakukan oleh Koops TNI Habema bersama aparat keamanan terkait lainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022