
Terdakwa kasus dugaan korupsi kuota haji yang juga Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghormati putusan sela Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang menolak perlawanan atau eksepsi yang diajukannya dalam perkara dugaan korupsi kuota haji.
Pernyataan itu disampaikan pria yang karib disapa Gus Yaqut usai menjalani sidang putusan sela di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/8).
"Saya menghormati keputusan majelis hakim ya tentang putusan sela yang tadi sama-sama kita dengarkan," kata Gus Yaqut.
Yaqut menegaskan, putusan sela tersebut bukanlah vonis ataupun keputusan akhir atas perkara yang sedang dihadapinya.
Menurut dia, upaya hukum berupa perlawanan atau eksepsi merupakan hak yang diberikan undang-undang sekaligus menjadi bagian dari langkah pembelaannya.
"Yang perlu kami tegaskan bahwa ini bukan vonis, ini bukan keputusan final, tetapi langkah hukum yang kami ambil dan dijamin oleh undang-undang," ucapnya.
Dengan ditolaknya eksepsi, perkara tersebut selanjutnya akan memasuki tahapan pembuktian. Yaqut menekankan, agenda persidangan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk memaparkan pembelaan sekaligus fakta-fakta yang berkaitan dengan dakwaan jaksa.
"Ini awal pembelaan yang kami lakukan dan seluruhnya nanti kita akan lihat dalam proses persidangan," ujarnya.
Karena itu, Yaqut berharap majelis hakim dapat memeriksa perkara secara menyeluruh, termasuk mempertimbangkan kewenangan yang dimilikinya saat menjabat sebagai Menteri Agama serta berbagai kebijakan yang dibuat selama masa tersebut.
"Nah, tentu saya berharap bahwa persidangan nanti akan dinilai secara utuh ya. Tentu saya berharap bahwa persidangan nanti akan dinilai secara utuh," tutur Yaqut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022