Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 01.18 WIB

Prabowo: Bagaimana Punya Ratusan Helikopter Kalau Tidak Serius Perangi Korupsi

Presiden Prabowo Subianto bersama Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat menerima sejumlah alutsista baru untuk TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. (BPMI Setpres) - Image

Presiden Prabowo Subianto bersama Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat menerima sejumlah alutsista baru untuk TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. (BPMI Setpres)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi dan pengelolaan keuangan negara secara optimal. Menurutnya, kemampuan pemerintah mengerahkan ratusan helikopter dan alat berat untuk menangani berbagai persoalan menunjukkan adanya sumber daya yang dapat digunakan negara.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan launching dan groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp (Gigawatt peak) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8).

Prabowo mempertanyakan sumber pendanaan negara apabila Indonesia tidak memiliki uang untuk menyediakan berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam menghadapi bencana.

"Bagaimana kita sekarang bisa mengatasi masalah, bisa punya ratusan helikopter, bisa mengatasi alat berat kalau kita tidak punya uang? Dari mana uang itu? Uang itu dari yang kita selamatkan dari korupsi-korupsi yang berjalan selama ini. Kita hentikan kebocoran-kebocoran itu. Kita belum puas. Kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan," kata Prabowo.

Ia menegaskan, kekuatan negara pada dasarnya bersumber dari seluruh aset dan kekayaan bangsa. Karena itu, seluruh sumber daya tersebut harus dikelola secara maksimal, transparan, dan penuh kejujuran.

Prabowo juga menekankan, pengelolaan kekayaan negara harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab dan patriotisme. Ia menyatakan pemerintah berkomitmen memperkuat upaya pemberantasan korupsi serta menutup berbagai celah kebocoran anggaran.

"Karena itu penyelewengan, korupsi harus kita perangi, harus kita berantas sampai ke akar-akarnya. Kita harus punya tekad itu, walaupun banyak pihak yang selalu nyinyir dan memandang bahwa kita tidak sungguh-sungguh, kita sungguh-sungguh," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyinggung kinerja Danantara dalam mengelola perusahaan-perusahaan milik negara. Ia menilai terdapat perkembangan positif pada sejumlah BUMN yang sebelumnya mengalami kerugian dalam waktu panjang.

Menurut Prabowo, capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan dan pengelolaan yang dinilainya lebih baik. Ia bahkan menyebut pimpinan Danantara layak memperoleh penghargaan dari negara atas kinerja tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore