
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di rumah tahanan Merah Putih KPK, Jumat (24/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memanggil dan memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Febrie Adriansyah.
Hari ini (28/7), sebanyak 7 saksi dihadirkan untuk diperiksa dalam kasus yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) itu.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna, penanganan kasus yang diduga melibatkan Febrie itu terus berjalan. Karena itu, sejumlah saksi dipanggil.
”Ketujuh orang saksi tersebut hadir memenuhi panggilan Tim Penyidik, yang terdiri dari 3 orang saksi pihak swasta yakni WF, BM dan H. Serta 4 orang saksi dari penyidik kepolisian,” ungkap Anang dalam keterangan resminya.
Sehari sebelumnya, pada Senin (27/7), Tim 9 Kejagung sudah memanggil 3 orang saksi untuk diperiksa dalam kasus ini.
Masing-masing berinisial HH dan HJ selaku pihak swasta, serta HK sebagai penyidik dari Kepolisian. Menurut dia, penyidik tengah mendalami kasus tersebut lewat pemeriksaan saksi-saksi.
”Tim penyidik masih melakukan pendalaman, yakni pemeriksaan saksi-saksi guna memperkuat pembuktian dalam perkara dimaksud dan belum ada proses atau tindakan hukum lainnya,” terang dia.
Diberitakan sebelumnya, usai menjadikan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dan tahanan, Kejagung mengungkap modus operandi yang dilakukan mantan jampidsus tersebut.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media pada Sabtu (25/7), Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung Rudi Margono menyampaikan bahwa modus operandi Febrie secara umum berkaitan dengan dugaan TPPU.
”Yang dilakukan oleh penyelenggara negara dalam kapasitas jabatannya, baik sebagai jaksa maupun pejabat struktural, selama yang bersangkutan (Febrie) mengabdikan diri di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia,” kata Rudi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022