
Tim kuasa hukum mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim memenuhi audiensi Komisi Yudisial (KY), Selasa (28/7). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, memenuhi audiensi dengan Tim 6 Pemeriksa Komisi Yudisial (KY), pada Selasa (28/7).
Dalam pertemuan tersebut, tim kuasa hukum memaparkan secara rinci laporan dugaan pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan majelis hakim, saat mengadili perkara dugaan korupsi chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).
Kuasa hukum Nadiem, Tabrani Abby, menjelaskan bahwa Tim Pemeriksa KY meminta sejumlah dokumen tambahan untuk mendukung proses pemeriksaan.
Dokumen tersebut meliputi rekaman persidangan secara utuh, transkrip sidang, serta kehadiran saksi pada tahap pemeriksaan berikutnya.
Baca Juga:Pernah Singgung Nadiem Makarim Pelit ke Pengacara, Kini Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah
"Kita menyampaikan kembali isi laporan kita secara detail apa yang pernah kita sampaikan. Kita mendengarkan tanggapan dari Tim 6 pemeriksa," kata Tabrani usai audiensi di Gedung KY, Jakarta, Selasa (28/7).
Ia memastikan tidak terdapat kekurangan bukti yang bersifat mendasar atas laporan dugaan etik hakim ke KY.
Namun, Tim Pemeriksa KY meminta salinan lengkap rekaman dan transkrip persidangan sebagai bahan pendalaman terhadap laporan yang telah diajukan.
Ia menegaskan, audiensi tersebut masih berada pada tahap awal, yakni mendengarkan keterangan dari pihak pelapor.
Komisi Yudisial, kata dia, belum mengambil keputusan apa pun terkait laporan dugaan pelanggaran etik tersebut.
"Hari ini memang cuma mendengarkan isi laporan pelapor. Mereka belum mengambil keputusan apa pun. Untuk berikutnya adalah pemeriksaan terlapor dan juga saksi dari pihak terlapor dan dari kita juga tentunya," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022