
Komisioner Kompolnas Choirul Anam. (Istimewa)
JawaPos.com - Penangkapan Kasatnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman dan anak buahnya mengundang atensi dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Kapolres Tangsel sebagai pimpinan didorong untuk melakukan pengawasan melekat.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam menyampaikan bahwa pengawasan melekat dari kapolres kepada jajarannya merupakan salah satu hal penting. Langkah itu dibutuhkan untuk memastikan jajaran kepolisian melaksanakan tugas dengan baik dan tidak melakukan pelanggaran hukum.
”Yang nggak kalah penting ya memang perlu tetap pengawasan melekat oleh pak kapolres, oleh siapa pun atasan langsung dalam struktur kewenangan,” ucap Anam kepada awak media pada Senin (27/7).
Hal itu ditekankan oleh Anam setelah melihat konstruksi kasus yang menjerat Pardiman dan anak buahnya. Yakni dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses hukum kasus narkoba. Menurut dia, dengan pengawasan melekat, pelanggaran itu sangat mungkin dihindari.
”Pengawasan melekat itu jadi penting untuk memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan kewenangan,” imbuhnya.
Karena itu, Anam menekankan bahwa konteks pengawasan melekat tersebut, atasan Pardiman juga harus diperiksa. Dalam hal ini, pemeriksaan perlu dilakukan kepada kapolres Tangsel. Pemeriksaan dapat dilakukan oleh Propam dan Itwasum di level Polda.
”Dalam konteks pengawasan melekat ini, atasannya penting untuk juga diperiksa oleh Propam, oleh Itwasum, (untuk) memastikan bahwa pengawasan melekat bekerja dengan baik,” ujarnya.
Menurut Anam, langkah tersebut sangat penting untuk 2 hal sekaligus. Pertama, evaluasi dan proses yang sedang berjalan. Kedua, agar pelanggaran serupa tidak terulang di kemudian hari. Mengingat narkoba merupakan salah satu kejahatan luar biasa yang menjadi musuh bersama.
Bareskrim Polri Limpahkan Kasatnarkoba Polres Tangsel dan 5 Anak Buahnya ke Polda Metro Jaya
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri melimpahkan Kasatnarkoba Polres Tangsel dan 5 anak buahnya ke Polda Metro Jaya pada Sabtu pekan lalu (25/7). Mereka diserahkan kepada Subdit Paminal Polda Metro Jaya karena diduga telah menyalahgunakan narkoba jenis etomidate.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022