Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 17.49 WIB

Dipolisikan PWI Atas Ucapan "Lu Punya Otak Nggak", Hotman Paris Singgung Wartawan Bodrex yang Tidak Punya Media

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf usai diduga hina wartawan, Senin (20/7). (Instagram Hotman Paris) - Image

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf usai diduga hina wartawan, Senin (20/7). (Instagram Hotman Paris)

JawaPos.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea merespons laporan yang dilayangkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ke Polda Metro Jaya buntut pernyataan "Lu punya otak nggak". Hotman menegaskan, dirinya tidak pernah berniat menghina ataupun melecehkan organisasi wartawan, termasuk PWI.

"Dengan ini saya pertegas, saya tidak pernah menghina atau melecehkan organisasi wartawan. Tidak pernah menghina PWI dan sebagainya," kata Hotman dalam media sosial Instagram, Rabu (22/8).

Hotman menjelaskan, kronologi peristiwa yang terjadi usai dirinya mendampingi pemeriksaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, pada Jumat (17/7). Menurutnya, saat hendak meninggalkan lokasi bersama tim kuasa hukum, ia mendapati banyak orang telah menunggu di balik pintu untuk meminta keterangan.

Ia mengaku sempat meminta bantuan petugas agar disediakan meja dan kursi untuk pelaksanaan doorstop karena kondisi kesehatannya belum pulih sepenuhnya setelah menjalani perawatan akibat saraf kejepit.

"Sehingga saya bilang kalau memang ada doorstop tanya jawab, tolong dong sama petugas minta meja karena dan kursi karena saya baru opname saraf kejepit dan masih sakit," tuturnya.

Menurut Hotman, orang-orang yang hadir saat itu tidak seluruhnya merupakan wartawan. Ia menyebut ada berbagai kalangan yang ikut berada di lokasi.

"Yang hadir itu banyak, ada yang pegang kamera, ada juga aktivis, ada juga mahasiswa, yang bukan wartawan, ada juga entah siapa itu yang sama sekali tidak menunjukkan dia wartawan," ucapnya.

Ia kemudian menceritakan bahwa setelah sekitar 10 menit melayani pertanyaan, seorang pria yang tidak memperkenalkan identitasnya terus melontarkan pertanyaan mengenai dugaan agenda tersembunyi sebuah institusi. Hotman mengaku telah menjawab bahwa dirinya tidak mengetahui hal tersebut karena hanya menjalankan tugas sebagai pendamping hukum.

"Saya bilang, saya tidak dalam posisi untuk menjawab salah atau tidak, saya hanya mendampingi BAP. Apakah dia punya agenda tersembunyi di lembaga tersebut atau tidak, saya tidak tahu. Tapi dia ngotot terus!" bebernya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore