
Pengacara Hotman Paris Hutapea mendatangi Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat (17/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dewan Pers angkat bicara soal pernyataan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang dinilai mencederai hubungan profesional antara profesi advokat dan jurnalis.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan ucapan Hotman Paris dalam konferensi pers, usai mendampingi kliennya.
Yakni eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khsus (Jampidsus) Febri Diansyah, yang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Asabri di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7).
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan, hubungan antara penegak hukum, advokat, dan wartawan harus tetap dilandasi sikap saling menghargai dalam menjalankan tugas masing-masing.
Baca Juga:Dianggap Merendahkan Profesi Jurnalis, PWI Pusat Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Ia menyesalkan sikap Hotman Paris yang melontarkan pernyataan "Lu punya otak enggak?" saat konferensi pers.
"Menyesalkan sikap advokat Hotman Paris yang menjawab pertanyaan wartawan dengan ungkapan yang bernada merendahkan," kata Komarudin Hidayat, dikutip Selasa (21/7).
Ia menegaskan, ketidaksetujuan atas sebuah pertanyaan dari seorang wartawan seharusnya dapat disikapi dengan beretika, bukan justru merendahkam profesi wartawan.
"Ketidaksetujuan atau ketidaksenangan atas sebuah pertanyaan oleh wartawan hendaknya ditanggapi dengan cara yang lebih rasional dan beretika," ujarnya.
Karena itu, Komarudin meminta semua pihak untuk menghormati wartawan dalam melaksanakan kerja jurnalistiknya. Sebab, kinerja wartawan secara sah diatur dan dilindungi oleh Undang-Undang.
"Seorang wartawan mengajukan pertanyaan adalah untuk menggali informasi, mendengarkan versi narasumber atas sebuah peristiwa, yang itu merupakan bagian dari proses jurnalistik yang dilindungi oleh Pasal 4 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022