
Ilustrasi korupsi.
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah (Jateng), pada Kamis (9/7) malam. Tim penindakan lembaga antirasuah diduga mengamankan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.
Salah seorang sumber internal di KPK membenarkan adanya giat tangkap tangan yang menyasar Bupati Sukoharjo tersebut.
Mengutip Radar Solo (Jawa Pos Grup), pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring OTT dilakukan di Mapolresta Solo, sejak Kamis malam hingga Jumat subuh (10/7) masih berlangsung.
Dalam giat tangkap tangan itu, lembaga antirasuah diduga turut mengamankan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Dinas di wilayah Sukoharjo.
Sementara itu, pantauan radarsolo.com, sekitar pukul 04.25 WIB, sebuah mobil MPV hitam tiba di halaman Mapolresta Solo. Dari dalam mobil tersebut, petugas kemudian mengeluarkan lima koper berwarna hijau.
Disebut-sebut, lima koper itu berisi sejumlah barang bukti terkait kasus yang kini tengah didalami KPK di salah satu wilayah Solo Raya tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
