
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak saat memberikan keterangan pers. (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipedeksus) Bareskrim Polri memastikan bahwa 3 dari 5 tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) segera diadili di ruang persidangan. Berkas perkara ketiga tersangka kini sudah dinyatakan lengkap.
”Terhadap berkas perkara (splitsing) dengan 3 orang tersangka atas nama tersangka TA, tersangka MY, dan tersangka ARL telah dinyatakan lengkap (P21),” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipedeksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak pada Sabtu (20/6).
Dalam kasus tersebut, ketiga tersangka dan barang buktinya telah diserahkan atau dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Selasa (9/6) lalu. Karena itu, tidak lama lagi mereka bakal menjalani persidangan di pengadilan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatan hukum yang sudah dilakukan.
Selain TA, MY, dan ARL, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri juga sudah menetapkan 2 tersangka lain. Masing-masing tersangka berinisial AS dan FH. Dia memastikan penyidikan terhadap kedua tersangka berlangsung secara simultan dengan proses hukum terhadap 3 tersangka lainya.
”Saat ini koordinasi efektif terus dilakukan dengan JPU pada Kantor Kejaksaan Agung untuk penyelesaian berkas perkara,” imbuhnya.
Dalam keterangannya, Ade Safri menyampaikan bahwa FH adalah tersangka baru yang ditahan sejak Jumat (19/6). Menurut dia, keterlibatan FH selaku pendiri dan penasihat PT DSI. Di perusahaan itu, FH pernah menjadi direktur operasional dan sarana sistem informasi.
Selain pernah masuk jajaran direksi DSI, tersangka juga pernah bertugas sebagai direktur grup inovasi keuangan digital periode 2017-2018 di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta direktur teknologi informasi dan manajemen risiko periode 2018-2022 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
”Keterlibatan tersangka FH dalam perkara PT. DSI adalah tersangka FH selaku founder dan advisor pada PT. DSI,” jelasnya.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik memanggil FH pada Jumat (19/6). Dia datang memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan di ruang pemeriksaan Lantai 5 Gedung Bareskrim Polri. Pemeriksaan terhadap FH dimulai pada pukul 11.00 WIB dan selesai pada sekitar pukul 21.00 WIB. Selama lebih kurang 8 jam, penyidik melontarkan 79 pertanyaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022