
Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda berjalan keluar usai diperiksa penyidik Dit Tipidsiber Bareskrim Polri, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2021). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Pernyataan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda kembali memantik kontroversi panas. Kali ini, tudingan miringnya yang menyebut Sumatera Barat (Sumbar) sebagai wilayah intoleran dan "barbar" berbuntut panjang.
Ikatan Keluarga Minang (IKM) merespons keras tuduhan tersebut. Mereka menilai ucapan Abu Janda sebagai kekeliruan besar yang menyesatkan dan siap menyeret kasus ini ke jalur hukum. Saat ini IKM tengah siapkan langkah hukum ke Mabes Polri.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) Braditi Moulevey Rajo Mudo menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam. Tim hukum IKM kini tengah mengkaji serius video pernyataan tersebut untuk membuat laporan resmi.
"Memang terkait rencana untuk melaporkan Abu Janda ke pihak berwajib itu lagi dikaji di Departemen Hukum sore ini karena baru rapat," ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (25/5).
Jika hasil rapat memutuskan untuk menempuh jalur hukum, laporan akan segera dilayangkan ke Mabes Polri.
"Dan jika nanti akan mengambil langkah hukum, insyaallah besok kita akan bikin laporan ke Mabes Polri," katanya.
Bantah Tudingan Kristen Fobia dan Intoleran
Tokoh perantau Minang yang akrab disapa Levi ini menyayangkan pernyataan Abu Janda yang dinilai tidak bijak. Menurutnya, menuduh masyarakat Sumbar anti-Kristen adalah sebuah kesalahan fatal yang tidak berdasar.
"Saya fikir apa yang ia sampaikan tidak bijak dan kurang pantas, menyebut bahwa Sumbar itu kristen fobia atau tidak memiliki toleransi untuk umat non-muslim adalah sebuah kekeliruan besar," kata Levi.
Levi yang lahir dan besar di Padang bersaksi bahwa budaya toleransi di Ranah Minang sudah tumbuh sejak lama dan sangat kuat. Menilai sebuah daerah secara sepihak tanpa riset mendalam hanya akan memicu stigma negatif.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
