
Ilustrasi pelecehan seksual. Dok. Antara
JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen Universitas Budi Luhur (UBL) berinisial Y memasuki babak baru. Setelah hotline pengaduan dibuka, jumlah korban yang berani bersuara kini bertambah.
Dua orang alumni dilaporkan baru saja mengadu atas tindakan serupa yang dilakukan oleh oknum dosen yang sama. Fakta ini mematahkan pernyataan pihak kampus sebelumnya yang menyebut belum menemukan korban lain dalam kasus ini.
Kuasa hukum korban (Ananda), Pahala Manurung, mengungkapkan bahwa para korban baru ini merupakan alumni. Selama ini mereka memilih bungkam karena adanya tekanan psikologis dan kekhawatiran terkait masa depan akademik mereka.
"Ada kekhawatiran dia takut enggak berhasil kuliahnya atau kekhawatiran nilainya kurang bagus dan lain sebagainya sehingga baru dia speak up sekarang," ujar Pahala Manurung kepada JawaPos.com, Selasa (14/4).
Baca Juga:Tingkatkan Kerja Sama Militer dan Pertahanan dengan AS Lewat MDCP, Ini Keuntungan Bagi Indonesia
Menurutnya, ini adalah fenomena gunung es di lingkungan kampus. Ketika satu korban berani bicara, korban-korban lain mulai merasa aman untuk ikut bersuara.
Pahala mengonfirmasi sudah ada dua nama tambahan yang masuk melalui hotline pengaduan, yakni berinisial W dan L. Keduanya diduga mengalami pelecehan di lokasi yang sama dengan korban sebelumnya, yakni di area kampus dan sebuah kafe.
"Ini ada dua orang lagi kejadian-kejadian kayak begini. Ternyata pas diekspos ada yang speak up. Sehingga diduga kuat ini banyak juga korban lainnya," tegasnya.
Pihak kuasa hukum juga menyayangkan sanksi penonaktifan 6 bulan yang diberikan rektorat dengan dalih 'memberi waktu untuk bertobat'. Menurutnya, sanksi tersebut tidak masuk akal jika bukti awal tidak kuat.
"Pertanyaannya kenapa dia diberhentikan selama 6 bulan? Kalau enggak terbukti dari awal kenapa perlu ada SK dinonaktifkan selama 6 bulan? Bahasanya supaya bertobat," tambah Pahala.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022