
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak lagi memberikan keistimewaan terhadap setiap tersangka tindak pidana korupsi.
Hal ini menyusul status tahanan rumah yang diberikan KPK kepada tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ).
Meski mantan Menteri Agama (Menag) periode 2020-2024 itu telah kembali dijebloskan ke rumah tahanan negara (Rutan), pada Selasa (24/3) kemarin, KPK diingatkan untuk tidak mengulangi blunder dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi.
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menyatakan pemberian banner sebagai tanda penghargaan satire terhadap KPK itu menjadi pengingat, agar KPK tetap mempertahankan integritas dalam mengusut setiap kasus korupsi di Indonesia.
Baca Juga:Disindir MAKI Lewat Piagam Satire soal Tahanan Rumah Yaqut, KPK: Ini Bentuk Ekspresi Publik
"Meskipun YCQ sudah balik Rutan KPK, namun banner tetap diperlukan. Karena peristiwa pengalihan tahanan rumah YCQ telah terjadi sehingga dimaksudkan jadi pengingat KPK untuk tidak ulangi blunder-blunder yang tidak perlu merusak pemberantasan korupsi di masa yang akan datang," kata Boyamin kepada wartawan, Rabu (25/3).
Meski Yaqut kini telah kembali ditahan, lanjut Boyamin, Dewan Pengawas (Dewas) KPK perlu mendalami alasan lain dibalik pemberian status tahanan rumah kepada Yaqut Cholil Qoumas.
"Dewas KPK harus selidiki dugaan pelanggaran kode etik," tegasnya.
Sebab, pemberian status tahanan rumah itu akan jadi preseden buruk dan diskriminasi terhadap tahanan tersangka KPK lainnya.
Ia khawatir, langkah serupa juga akan dilakukan tersangka lain yang saat ini menjadi tahanan KPK.
"Merusak sistem dan diskriminasi yang akan timbulkan tuntutan yang sama dari tahanan lain," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022