
Mabes TNI menyampaikan keterangan terkait dengan peristiwa penyiraman air keras terhadap WakilKoordinator KontraS Andrie Yunus pada Rabu (18/3). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Salah seorang perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil sempat mengungkap dugaan target selain Andrie Yunus dalam serangan air keras.
Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI memastikan akan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap benar atau tidaknya dugaan tersebut.
Rencana pengembangan dalam penanganan kasus itu disampaikan oleh Komandan Puspom TNI Yusri Nuryanto.
Dia menyampaikan bahwa dugaan target lain di luar wakil koordinator KontraS tersebut akan masuk dalam pengembangan penanganan kasus yang kini tengah dikerjakan oleh instansinya.
Baca Juga:Puspom TNI Sebut 3 Perwira dan 1 Bintara Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus
”Terkait tadi masalah isu ada target lain, nanti kami akan kembangkan pada saat proses penyidikan. Jadi, sekarang kami nggak berani menyimpulkan,” kata dia saat ditanyai oleh awak media dalam konferensi pers di Balai Wartawan, Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim) hari ini (18/3).
Menurut Yusri, 4 orang prajurit yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Andrie tengah menjalani pemeriksaan.
Mereka diserahkan oleh satuan asalnya, Detasemen Markas (Denma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, kepada Puspom TNI tadi pagi, Rabu (18/3).
”Dalam peradilan itu kan ada asas praduga tak bersalah, jadi itu kita terapkan. Tapi kalau memang nanti dia memang betul sebagai pelakunya, dia akan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Yusri.
Secara terperinci, Yusri membeberkan inisial dan pangkat masing-masing terduga pelaku, yang terdiri dari 3 perwira dan 1 bintara.
Yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Berkaitan dengan motif dan peran masing-masing terduga pelaku menyerang Andrie Yunus, sampai saat ini Puspom TNI masih melakukan pendalaman.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
