Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 17.39 WIB

Alami Luka Bakar 24 Persen, Operasi Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus Berjalan Lancar

Aktivis Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, In - Image

Aktivis Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, In

JawaPos.com - Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus sudah selesai menjalani operasi pasca mendapat serangan air keras pada Kamis malam (12/3). Koalisi Masyarakat Sipil telah mendapat informasi bahwa operasi berjalan lancar meski Andrie mengalmi luka bakar serius.

Informasi itu disampaikan oleh peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Almas Sjafrina setelah mendapat kabar dari Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya. Dia menyampaikan bahwa operasi sudah selesai dilakukan pada Jumat sore (13/3) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat (Jakpus).

”Bahwa operasi Andrie sudah selesai dan berjalan lancar, kita doakan semoga Andrie lekas pulih,” kata dia dikutip pada Sabtu (14/3).

Sebagaimana telah disampaikan oleh KontraS, Andrie mengalami luka bakar serius pada beberapa bagian tubuhnya. Mulai wajah, dada, sampai tangan. Luka itu disebabkan air keras yang disiramkan oleh orang tidak dikenal atau OTK kepada Andrie.

”Kita tahu juga dampak dari serangan itu sangat fatal, 24 persen tubuhnya (Andrie) terluka para. Tapi, semoga harapan terus harus kita nyalakan. Semoga Andrie terus pulih dan doa kita semua untuk Andrie,” ucap Almas.

Sebelumnya, Dimas menyampaikan bahwa baju yang dikenakan oleh Andrie sampai meleleh akibat terkena air keras. Namun, Andrie tetap berusaha meraih motor dan tas untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Jalan Salemba I dan Jalan Salemba Raya. Dia bertolak menuju kontrakannya yang berada di Menteng.

Kemudian pada pukul 23.40 WIB, korban dibawa oleh dua orang teman kontrakannya yang bernama Rizky dan Hardingga ke RSCM. Di RSCM, Andrie langsung mendapatkan penanganan medis dari para dokter yang bertugas. Dari para dokter itulah diketahui bahwa luka bakar yang dialami Andrie mencapai 24 persen.

”Pukul 23.48 WIB korban sampai di RSCM dan mendapatkan perawatan,” terang Dimas pada Jumat (13/3).

Sempat ditangani oleh puluhan dokter, kini Andrie dalam penanganan 6 orang dokter spesialis yang berbeda-beda. Yakni spesialis mata, THT, saraf, tulang, thorax, organ dalam, dan kuli. Informasi mengenai luka bakar 24 persen diperoleh berdasar diagnosis primer yang dilakukan tim dokter RSCM.

”Kini korban tengah menunggu tindakan medis berupa operasi mata untuk mengganti jaringan membran amnion atau cangkok dengan bius lokal,” ujarnya

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore