
Ilustrasi mobil listrik melintas di jalan tol. (GAC Indonesia)
JawaPos.com-Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat hingga 2026. Tidak hanya untuk mobilitas harian di perkotaan, kendaraan listrik kini juga mulai digunakan untuk perjalanan jarak jauh, termasuk mudik Lebaran.
Melihat tren tersebut, kesiapan kendaraan dan dukungan layanan purna jual menjadi faktor penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Menjawab kebutuhan itu, GAC Indonesia menghadirkan program GAC Siaga Lebaran 2026.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan mudik merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia sehingga aspek keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.
“Mudik merupakan perjalanan yang penuh makna bagi banyak keluarga di Indonesia,” ujarnya.
Melalui program ini, GAC Indonesia menghadirkan berbagai fasilitas dukungan perjalanan, mulai dari Bengkel Siaga, Posko Siaga 24 Jam, hingga dukungan layanan digital melalui GAC Apps. Program tersebut dirancang untuk memastikan pelanggan tetap mendapatkan layanan purna jual selama periode mudik Lebaran.
“Keselamatan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama bagi kami,” kata Andry.
Sebagai bagian dari program tersebut, GAC Indonesia menyiapkan jaringan Bengkel Siaga yang tetap beroperasi dengan jam layanan normal selama libur Lebaran. Bengkel ini tersebar di sejumlah kota strategis yang berada di jalur mudik.
Melalui fasilitas ini, pelanggan dapat memanfaatkan berbagai layanan perawatan kendaraan, seperti servis berkala, penggantian accu dan ban, pembaruan software kendaraan, hingga pemeriksaan sistem rem serta sistem elektrikal kendaraan.
Selain itu, tersedia pula layanan general check untuk memastikan kendaraan tetap berada dalam kondisi optimal sebelum melanjutkan perjalanan.
Jika terjadi kendala di perjalanan, pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang tersedia selama 24 jam.
Tak hanya itu, untuk memberikan kenyamanan tambahan bagi pemudik, GAC Indonesia juga menghadirkan Posko Siaga 24 Jam di dua titik rest area jalur utama mudik. Posko ini akan beroperasi pada 18–29 Maret 2026.
Posko tersebut dirancang sebagai titik layanan kendaraan GAC agar tetap dalam kondisi optimal sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
“Kami ingin memastikan pelanggan dapat melakukan perjalanan mudik dengan rasa aman dan percaya diri,” jelas Andry.
Di lokasi posko, pelanggan dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas seperti pengisian daya gratis untuk kendaraan listrik GAC, pemeriksaan tekanan angin ban, pengecekan sistem elektrikal kendaraan, hingga pembaruan software kendaraan.
Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati snack ringan sambil beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
