
Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari. (YouTube Fikri Thobari Official)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Provinsi Bengkulu. KPK mengamankan 12 orang dalam operasi senyap tersebut, salah satunya Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari.
“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (10/3).
Rencananya, Bupati Rejang Lebong bersama pihak-pihak yang diamankan akan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa pagi.
"Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Budi.
Terpisah, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, menduga Fikri Thobari bersama pihak-pihak yang diamankan diduga terlibat transaksi suap. Dalam operasi tersebut, tim satgas KPK mengamankan sejumlah uang tunai sebagai barang bukti.
“Ada uang tunai yang diamankan,” tegas Fitroh.
Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci dugaan tindak pidana yang menjerat Fikri Thobari dan pihak lain yang turut diamankan. Termasuk mengenai jumlah uang tunai yang disita dalam operasi tersebut.
Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Fikri Thobari dan pihak-pihak lainnya. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan dalam OTT tersebut.
Muhammad Fikri Thobari lahir di Baturaja, Sumatera Selatan, pada 4 Februari 1981. Sejak kecil, ia banyak menghabiskan masa pendidikan di wilayah Curup, yang merupakan ibu kota Kabupaten Rejang Lebong.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 04 Nakau. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 2 Curup dan MAN 2 Curup. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Fikri melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan meraih gelar Sarjana Ekonomi.
Baca Juga:Ipang Wahid Sebut Fenomena Media Sosial Terus Berubah, 70 Persen Opini Publik Terbentuk dalam 24 Jam
Beberapa tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH dan memperoleh gelar Magister Administrasi Publik (M.AP). Pendidikan tersebut menjadi bekal penting bagi dirinya sebelum terjun lebih jauh ke dunia pemerintahan dan politik.
Sebelum aktif di pemerintahan, Fikri Thobari pernah berkecimpung di dunia usaha dan media. Ia sempat terlibat dalam pengelolaan media lokal di wilayah Rejang Lebong, termasuk menjadi pimpinan koran Sehasen Jaya pada 2008-2010.
Karier politiknya kemudian berkembang setelah aktif di Partai Amanat Nasional (PAN). Di tingkat daerah, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Rejang Lebong. Posisi tersebut membuatnya semakin dikenal sebagai salah satu tokoh politik lokal yang berpengaruh.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
